Rezim Kim Jong-un Pekerjakan Anak Yatim Piatu di Tambang dan Ladang Secara Sukarela

Rezim Kim Jong-un Pekerjakan Anak Yatim Piatu di Tambang dan Ladang Secara Sukarela Kredit Foto: Unsplash/ Thomas Evans

Media pemerintah Korea Utara mengklaim sejumlah anak yatim piatu bekerja secara sukarela di berbagai tambang dan ladang yang dikelola pemerintah.

Kantor berita Korut, KCNA menyebut ratusan anak "dengan kebijaksanaan dan keberanian di masa muda terbaik mereka" telah memilih melakoni pekerjaan fisik bagi negara.

Baca Juga: Jarang Terjadi, Keluarga Tentara Korut Berfoto-foto Bareng Kim Jong-un

Usia mereka tidak dijabarkan secara spesifik, namun beberapa foto sepertinya memperlihatkan anak-anak belasan tahun.

Berbagai kelompok hak asasi manusia sudah sejak lama menuding Korea Utara memanfaatkan anak-anak sebagai tenaga kerja paksa, namun Korut membantahnya.

Pada Februari lalu, BBC melaporkan mengenai tudingan bahwa beberapa generasi tahanan perang Korea Selatan telah digunakan sebagai budak di sektor pertambangan batu bara guna menghasilkan uang bagi rezim Korut sekaligus mendanai program senjatanya.

Saya telah mewawancarai sejumlah pembelot Korea Utara yang mengeklaim dipaksa bekerja di tambang-tambang negara itu.

Kondisinya, menurut mereka, sangat parah. Mereka menyebut kerap terjadi kecelakaan fatal dan waktu bekerja yang panjang, namun dengan sedikit makanan.

Hanya segelintir orang yang memilih bekerja seperti itu dan saya yakin banyak organisasi HAM yang melihat laporan serta foto dari media pemerintah Korut dengan penuh keprihatinan.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini