Awas, Hamas Kumandangkan Aksi Massa pada Rakyat Palestina atas Serangan Al-Aqsa

Awas, Hamas Kumandangkan Aksi Massa pada Rakyat Palestina atas Serangan Al-Aqsa Kredit Foto: Instagram/Middle East Eye

Kelompok perlawanan Palestina Hamas pada Selasa (1/6/2021) menyerukan unjuk rasa di Tepi Barat pada Jumat untuk memprotes serangan pemukim ke dalam kompleks Masjid al-Aqsa.

"Kami menyerukan untuk menjadikan Jumat ini sebagai 'hari kemarahan' di Tepi Barat dan menggelar demonstrasi massa untuk memprotes [upaya] pemukim untuk memaksakan kesepakatan selesai dengan bantuan pemerintah pendudukan," kata Hamas dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Tak Peduli Netanyahu atau Bukan, Hamas Terus Tancap Gas Lawan Kezaliman Zionis Israel

Kelompok Palestina menggambarkan serangan pemukim ke kompleks al-Aqsa sebagai upaya putus asa untuk menyelamatkan wajah pemerintah pendudukan.

Pada 23 Mei, polisi Israel mengizinkan serangan pemukim ke kompleks al-Aqsa di Yerusalem Timur setelah penangguhan selama tiga minggu karena bentrokan antara pasukan Israel dan warga Palestina.

Bagi umat Islam, Al-Aqsa merupakan situs tersuci ketiga di dunia setelah Makkah dan Madinah, sementara umat Yahudi menyebut daerah itu sebagai Gunung Bait Suci, tempat dua kuil Yahudi berdiri pada zaman kuno.

Sejak 2003, Israel telah mengizinkan pemukim memasuki kompleks hampir setiap hari.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967 dan mencaplok seluruh kota pada 1980, sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Pada Juli 2017, UNESCO mengadopsi resolusi yang mengecam kegagalan Israel untuk menghentikan penggalian, pembuatan terowongan, pekerjaan, proyek, dan praktik ilegal lainnya yang terus-menerus di Yerusalem Timur, khususnya di dalam dan sekitar Kota Tua Yerusalem, yang ilegal menurut hukum internasional.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini