Produk Tembakau Alternatif Miliki Paparan Risiko Rendah pada Rongga Mulut

Produk Tembakau Alternatif Miliki Paparan Risiko Rendah pada Rongga Mulut Kredit Foto: Reuters/Leonhard Foeger

Produk tembakau alternatif seringkali dinilai memiliki tingkat risiko kesehatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan rokok. Namun, anggapan tersebut keliru.

Faktanya, produk hasil dari pengembangan inovasi serta teknologi ini justru memiliki profil risiko yang lebih rendah.

Hal tersebut dibuktikan melalui kajian ilmiah yang dipublikasikan Prof. Dr. drg., Achmad Syawqie, M.S. dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) di International Journal of Clinical Dentistry.

Dalam riset yang bertajuk “The Genotoxic Potential of Electronic Cigarettes on Micronucleus Count: A Preliminary Study”, penelitian dilakukan terhadap 15 responden yang merupakan mantan perokok dan kini telah menggunakan produk tembakau alternatif minimal satu tahun, 20 responden perokok, dan 20 respon non-perokok.

“Kami melakukan penelitian ini untuk mencari tahu seberapa besar pengaruh penggunaan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik, jika dibandingkan dengan rokok terhadap potensi genotoksik salah satunya pada mukosa bukal di rongga mulut.

Hasilnya justru menunjukkan bahwa produk tembakau alternatif memiliki potensi genotoksik yang lebih rendah,” katanya kepada wartawan.

Potensi genotoksik merupakan potensi terjadinya kerusakan genetika ditandai dengan perubahan sel.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini