Yang Ngaku-Ngaku Dirinya Paling Terbaik di KPK, Mas Novel Dengerin Yah! Hanya Iblis yang...

Yang Ngaku-Ngaku Dirinya Paling Terbaik di KPK, Mas Novel Dengerin Yah! Hanya Iblis yang... Kredit Foto: Instagram/ferdinand_hutahaean

Politikus Ferdinand Hutahaean menilai wajar jika pertanyaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berisikan isu soal agama.

Pasalnya, menurut dia, dalam kehidupan bernegara harus menempatkan bangsa di atas segalanya.

“TWK itu soal wawasan kebangsaan yang harus menempatkan bangsa di atas segalanya. Ini bukan tes tentang keimanan atau ketuhanan, tapi menguji karakter seseorang terhadap bangsanya dan ideologi serta hukum-hukum negara yang berlaku." cuitnya, dalam akun Twitternya, seperti dilihat, Kamis (3/6/2021). Baca Juga: Pasukan AHY Bandingkan KPK Zaman SBY, Kader Emang Banyak Ditangkap, Tapi Presidennya..

Lanjutnya, “Jadi jangan menjawab tentang Tuhan jika yang ditanya sikapmu tentang bangsamu,” katanya lagi.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa terdapat hal berbeda antara wawasan kebangsaan dengan wawasan ketuhanan atau keagamaan. Baca Juga: Walau Ribuan Pegawai KPK Sudah Jadi ASN, Tapi Tetap Galak! Langsung Tahan Tersangka Korupsi

“Ini konteksnya soal kebangsaan bukan soal agama dan soal Tuhan. Intinya harus tetap menempatkan bangsa dan negara di atas segalanya dalam konteks kebangsaan. Beda dengan konteks bicara agama dan Tuhan,” jelas dia.

Lebih lanjut, ia menilai jika framing opini yang dibangun saat seabgai upaya pelemahan KPK karena opini tersebut tidak bisa dibuktikan dengan konkret.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini