Wow, Merger Gojek-Tokopedia Bakal Sumbangkan Rp300 Triliun Buat Perekonomian

Wow, Merger Gojek-Tokopedia Bakal Sumbangkan Rp300 Triliun Buat Perekonomian Kredit Foto: GoTo

Aksi merger antara dua perusahan teknologi unicorn di Indonesia, yaitu Gojek dan Tokopedia menjadi GoTo diklaim menjadi kolaborasi usaha terbesar di Indonesia sekaligus kolaborasi terbesar antar dua perusahaan internet dan layanan media di Asia pada saat ini.

Bagaimana tidak, penggabungan tersebut diperkirakan akan menghasilkan entitas baru dengan valuasi mencapai US$ 40 miliar atau setara Rp560 triliun. Paska merger, Gojek dan Tokopedia dikabarkan juga akan menjalankan initial public offering (IPO) di bursa saham Indonesia. 

Besarnya basis konsumen, mitra, maupun penjual yang terlibat dalam aktivitas Gojek dan Tokopedia tentunya bakal berdampak pada luasnya implikasi yang ditimbulkan oleh aksi merger yang dilakukan, terutama pada aktivitas perekonomian Indonesia. 

Jadi seberapa besar dampak yang diberikan oleh GoTo bagi perekonomian?

Menjawab pertanyaan tersebut, riset yang dilakukan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) menyebutkan, aksi merger ini akan menyumbangkan Rp300 triliun atau 1,9%-2,1% terhadap PDB serta menciptakan nilai ekonomi langsung sebesar Rp 17-34 triliun.

Baca Juga: William Tanuwijaya Blak-Blakan Soal Tantangan GoTo ke Depan, Apa Itu?

Baca Juga: Kolaborasi Gojek-Tokopedia Buka Peluang Oligopoli Pasar Ekonomi Digital

Baca Juga: Gojek-Tokopedia Merger, Ini Dampaknya ke Masa Depan Ekonomi Digital

“Nilai ekonomi tersebut akan terjadi pada sektor perdagangan, komunikasi dan informasi, restoran, dan pendapatan rumah tangga. Berdasarkan simulasi tersebut, secara makro, penggabungan dua unicorn anak bangsa tersebut diperkirakan akan menambahkan 0,1-0,3% dari kontribusi gabungan Gojek dan Tokopedia terhadap PDB, yang dilaporkan mencapai sampai dengan lebih dari 2% atau sekitar Rp 300 triliun,” ujar Tim Peneliti LPEM UI Chaikal Nuryakin pada acara Webinar Dampak Merging Antara Platforms: Studi Kasus Gojek dan Tokopedia, Rabu (2/6/2021).

Lebih jauh, penggabungan Tokopedia Gojek menjadi GoTo ini berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian baik secara nasional maupun pada tingkat kabupaten dan kota.

Tim Peneliti LPEM UI, Prani Sastiono mengungkapkan selama 2010-2019 dampak signifikan terlihat pada menurunnya tingkat kemiskinan. Yang menarik, penurunan kemiskinan terutama terjadi di wilayah kabupaten sebesar 0,443 bps. Hadirnya Tokopedia dan Gojek juga meningkatkan jumlah wirausaha sebesar 2,3%, internet entrepreneurs naik 0,22 bps, dan marketplace entrepreneurs naik 0,03 bps.

“Keberadaan Tokopedia dan Gojek menurunkan entry barriers dalam mendirikan usaha, sehingga mendorong lebih banyak orang/pekerja untuk berwirausaha,” paparnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini