Tiga Negara Sepakat Kerja Sama dalam Anti-terorisme

Tiga Negara Sepakat Kerja Sama dalam Anti-terorisme Kredit Foto: Antara/REUTERS/Mohammad Ismail

China, Afghanistan, dan Pakistan sepakat untuk bekerja sama dalam bidang anti-terorisme. Menteri Luar Negeri dari ketiga negara telah melakukan dialog pada Kamis (3/6/2021) yang membahas tentang kesepakatan ini.

Dilansir China.org, pembicaraan juga dilakukan dalam hal mempromosikan proses perdamaian Afghanistan. Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan bahwa situasi internasional dan regional saat ini sedang mengalami perubahan yang kompleks dan mendalam, termasuk mengenai keamanan dan stabilitas Afghanistan.

Baca Juga: Sekolah Diledakkan dengan Bom Mobil, Indonesia Kutuk Aksi Brutal di Afghanistan

Saat ini Afghanistan sedang menghadapi tantangan baru. Penarikan pasukan asing dari negara itu yang dipercepat dinilai membuat proses perdamaian dan rekonsiliasi terpengaruh. Selain itu, Yi mengatakan hal ini berpotensi membuat konflik bersenjata dan kegiatan teroris menjadi lebih rentan terjadi.

Dalam keadaan tersebut, ketiga negara menurut Yi perlu memperkuat komunikasi dan kerja sama da?am membuat situasi di Afghanistan menjadi lebih kondusif. Ini akan berdampak untuk kepentingan bersama negara-negara yang berada di seminar kawasan itu.

Para menteri luar negeri mencapai konsensus tentang proses perdamaian dan rekonsiliasi Afghanistan, dan kerja sama trilateral. Ketiga pihak menyerukan untuk memajukan proses perdamaian dan rekonsiliasi secara praktis di Afghanistan. Gencatan senjata harus direalisasikan dan kekerasan harus diakhiri lebih awal.

Yi bersama dengan Menteri Luar Negeri Afghanistan Mohammad Haneef Atmar dan Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi yang menghadiri dialog melalui tautan video sepakat penarikan pasukan asing dari Afghanistan harus dilakukan secara bertanggung jawab dan tertib.

Dengan demikian, ini dapat mencegah memburuknya situasi keamanan di Afghanistan dan kembalinya kelompok teroris ke negara itu.

China dan Pakistan menegaskan kembali dukungan kuat mereka untuk rekonstruksi damai Afghanistan. Termasuk kesediaan kedua negara untuk memperluas pertukaran ekonomi dan perdagangan dengan Afghanistan, serta untuk membantu Afghanistan dalam meningkatkan kapasitas pengembangan diri.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini