Bak Kode! Di Daerah Kekuasaan Ridwan Kamil, Airlangga Hartato Singgung Patokan Kesuksesan Pilpres

Bak Kode! Di Daerah Kekuasaan Ridwan Kamil, Airlangga Hartato Singgung Patokan Kesuksesan Pilpres Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menilai kedisipilinan protokol kesehatan COVID-19 pada beberapa daerah di Jawa Barat rendah di bawah Nasional. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam penggunaan masker abai dan memicu peningkatan kasus positif.

Menurutnya, ketidakpatuhan tersebut terpantau saat kunjungan pada Jumat 4 Juni 2021. Airlangga yang juga merupakan Ketua Tim Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Airlangga Hartanto mengimbau kepala daerah di Jabar untuk mendisiplinkan kondisi tersebut karena saat ini masih dalam PPKM.

"Bahwa masyarakat Jabar dari segi kedisiplinan menggunakan maskernya relatif di bawah nasional, kami juga berkeliling ke berbagai daerah banyak di antara masyarakat yang tak mengenakan masker," ujar Airlangga disela kunjungan di Bandung, Sabtu 5 Juni 2021.

Baca Juga: SOKSI Terang-terangan: Airlangga Satu-Satunya Calon Presiden Partai Golkar 2024

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menilai kedisipilinan protokol kesehatan COVID-19 pada beberapa daerah di Jawa Barat rendah di bawah Nasional. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam penggunaan masker abai dan memicu peningkatan kasus positif.

Menurutnya, ketidakpatuhan tersebut terpantau saat kunjungan pada Jumat 4 Juni 2021. Airlangga yang juga merupakan Ketua Tim Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Airlangga Hartanto mengimbau kepala daerah di Jabar untuk mendisiplinkan kondisi tersebut karena saat ini masih dalam PPKM.

"Bahwa masyarakat Jabar dari segi kedisiplinan menggunakan maskernya relatif di bawah nasional, kami juga berkeliling ke berbagai daerah banyak di antara masyarakat yang tak mengenakan masker," ujar Airlangga disela kunjungan di Bandung, Sabtu 5 Juni 2021.

Dalam kunjungan di daerah kekuasaan Ridwan Kamil tersebut, Airlangga enggan membahas suksesi pemenangan untuk 2024. Pasalnya, menurut Airlangga, penanganan COVID-19 akan menjadi patokan layak tidaknya sukses di Pilpres 2024.

"Kalau semua pakai masker maka presentase penularannya adalah lima persen tapi kalau maskernya dilepas itu naik 30 persen dan kalau tidak ada yang pakai masker itu 70 persen kena," katanya.

Baca Juga: Gandeng Golkar, NasDem Siap Usung Capres Sendiri Di 2024, Nama Anies Baswedan Digadang-gadang...

Kondisi tersebut juga, dinilai jadi momentum Golkar di Jabar berperan dalam memutus mata rantai penularan COVID-19. "Kami sekali lagi juga mengingatkan kepada seluruh kader Partai Golkar karena mereka di DPRD kota dan kabupaten agar mengawal pemerintah daerah masing - masing," katanya.

Airlangga menekankan, lonjakan kasus pasca mudik lebaran. peningkatan angka kasus perhari di Indonesia sudah mencapai lebih dari 100 ribu. Padahal, sebelum lebaran, peningkatan angka kasus harian masih berada di kisaran angka 90 ribu.

"Jadi ini suatu yang nyata yang kami ingatkan kepada seluruh kader Partai Golkar bahwa pemulihan ekonomi akan ada kalau penanganan COVID-nya baik," katanya.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini