Elektabilitas AHY Terus Meroket, Demokrat: Rakyat Butuh Pemimpin yang Bekerja

Elektabilitas AHY Terus Meroket, Demokrat: Rakyat Butuh Pemimpin yang Bekerja Kredit Foto: Rahmat Saepulloh

Elektabilitas Partai Demokrat dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, kembali menunjukkan lonjakan signifikan berdasarkan hasil survei terbaru dari CISA dan Parameter Politik Indonesia (PPI).

Hasil survei CISA yang dirilis pada 3 Juni menempatkan AHY pada urutan kedua tokoh elektabilitas tertinggi setelah Anies Baswedan dengan raihan 15,51 persen. Sementara Partai Demokrat, berada di urutan kedua, di bawah PDIP dengan raihan 13,22 persen.

Sedangkan dalam hasil survei PPI yang dirilis pada 5 Juni, elektabilitas Demokrat naik signifikan di urutan keempat dengan raihan 8,4 persen, dan AHY di posisi keempat, di bawah Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan, dengan 5,6 persen.

Menanggapi hasil ini, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menegaskan, rakyat butuh pemimpin dan parpol yang melakukan kerja-kerja nyata di tengah masyarakat.

Baca Juga: Ngeri! AHY Diam-diam Jadi Saingan Berat Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo

Baca Juga: Dengar Yah PDIP! Mau Sama Anies, AHY, atau Prabowo Sekalipun, Puan Tetap Gak Bisa Menang Pilpres

Baca Juga: Duet Cak Imin dan AHY, Partai Demokrat: Kita Ingin Menang!

Rakyat tahu, mana pemimpin yang benar-benar kerja serius membantu rakyat yang sedang susah karena pandemi dan krisis ekonomi saat ini. Juga, mana pemimpin yang benar-benar memperjuangkan aspirasi dan harapan rakyat.

"Dan, Ketum AHY bersama pengurus dan kader Partai Demokrat di seluruh Indonesia telah menunjukkan itu selama setahun terakhir," ujar Herzaky dalam siaran pers, Minggu (6/6).

Ditambahkannya, rakyat sudah jengah dengan pemimpin yang hanya sibuk mengobral janji. "Hari ini bilang apa, kenyataannya besok malah lain lagi yang dilakukan. Punya jabatan mentereng, bukannya membantu rakyat, malah bantuan buat rakyat dikorupsi. Punya tanggung jawab besar sebagai pejabat publik, tapi sibuknya malah di medsos. Luncurkan program ini itu, tapi tidak ada yang jalan di lapangan," sindirnya.

Karena itu, Herzaky menilai, rakyat memberikan apresiasi dan atensi luar biasa atas konsistensi dan kesungguhan AHY dan Demokrat membantu rakyat selama setahun terakhir ini.

Pertama, membantu rakyat dengan gerakan nasional lawan Corona. Demokrat mencatat, lebih dari Rp 250 miliar telah disumbangkan dan disalurkan oleh para kadernya ke masyarakat sepanjang pandemi ini.

Kedua, partai bintang mercy telah membantu rakyat dalam peningkatan ekonomi dan akses pendidikan. Baik melalui intensifikasi lapangan kerja dengan gerakan nasional bina UMKM maupun gerakan nasional wifi gratis untuk pendidikan.

"Prinsip Demokrat berkoalisi dengan rakyat, benar-benar diresapi dan dilaksanakan oleh kader-kader kami di seluruh Indonesia, dan benar-benar dirasakan oleh rakyat," tutur Herzaky.

Karena itulah, lanjutnya, meskipun saat ini AHY dan Partai Demokrat belum memikirkan Pilpres dan Pileg 2024, tapi nama AHY dan Partai Demokrat terus melejit dalam survei-survei akhir-akhir ini.

"Soalnya, masyarakat yang melihat dan merasakan sendiri, manfaat kerja-kerja nyata Ketum AHY dan Partai Demokrat. Jadinya ketika ada survei, rakyat pun makin banyak yang menyebutkan nama Ketum AHY dan Partai Demokrat," bebernya.

Bagaimanapun, Herzaky mengingatkan, Pemilu 2024 masih jauh. Masih banyak yang bisa terjadi dalam tiga tahun ini.

"Karena itu, kepercayaan dari rakyat yang terus meningkat kepada AHY dan Partai Demokrat saat ini, merupakan tanggung jawab besar yang mesti dijaga, sebagai cambuk bagi kami untuk terus konsisten berjuang untuk rakyat, dan tidak lantas berpuas diri," tandasnya. [SAR]

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini