Tameng Udara Iron Dome Israel Bakal Diisi Ulang Amerika

Tameng Udara Iron Dome Israel Bakal Diisi Ulang Amerika Kredit Foto: Getty Image/AFP

Stasiun televisi Israel Kan melaporkan Amerika Serikat (AS) sudah berjanji mengisi ulang sistem pertahanan udara Israel yang dikenal Iron Dome. Rudal penghalang Iron Dome habis dalam pertempuran 11 hari melawan Hamas bulan lalu.

Pada Minggu (6/6/2021), Middle East Monitor melaporkan Quds Press mengutip Kan yang menyatakan janji itu disampakan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada Menteri Pertahanan Isreal Benny Gantz.

Baca Juga: Menyelami Sistem Kerja Iron Dome Kebanggaan Israel yang Sudah Bobol oleh Roket Hamas

Kan menambahkan penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan hadir saat janji itu disampaikan. Langkah itu dilakukan setelah 55 anggota Kongres mengirimkan surat ke Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin.

Dalam surat tersebut para anggota parlemen meminta pemerintah segera bekerja sama dengan Kongres untuk mengisi ulang Iron Dome yang kosong. Pemerintah AS menekankan pentingnya membangun kembali Jalur Gaza dan akses bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut.

Gantz dan Llyod juga telah membahas isu  Iran. AS dan Iran telah menyepakati sejumlah isu nuklir. Disamping itu mereka juga penting agar kemampuan militer Israel di atas negara-negara yang lain.

"Kami telah menyaksikan perubahan dan tantangan besar satu-satu yang tak berubah ada persekutuan dan kemitraan strategis," kata Gantz dalam pernyataannya.

Gantz kembali berterima kasih pada AS dan menegaskan lagi Iran adalah masa 'kawasan dan dunia'.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini