PT KCIC Pastikan Blasting Tunnel 11 Masih Sesuai Prosedur

PT KCIC Pastikan Blasting Tunnel 11 Masih Sesuai Prosedur Kredit Foto: Dok. KCIC

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan peledakan atau blasting tunnel 11 yang dilakukan di sekitar Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku. Dalam pelaksanaannya, PT KCIC menggandeng LAPI ITB agar tidak melanggar aturan dan dampak yang muncul bisa ditekan. 

Corporate Secretary, Mirza Soraya mengatakan semua aktivitas blasting, seperti jadwal dan jumlah bahan peledak sesuai dengan rekomendasi LAPI ITB.

"Pada tanggal 31 Mei, peledakan sesuai dengan aturan dan kaidan yang direkomendasikan LAPI ITB," kata Mirza kepada wartawan di Kabupaten Bandung Barat, Senin (7/6/2021). Baca Juga: Bangun Kereta Api Makassar-Parepare, BSI Kasih Pembiayaan Rp218,34 Miliar

Mirza menjelaskan pada 31 Mei, dilakukan blasting di 8 lokasi dengan 3 kali penembakan. Tim kontraktor, melakukan pemantauan atau monitoring di RW 13 Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat yang berjarak 185 meter dari lokasi blasting.

Baca Juga: Masuk ke Pembiayaan Proyek Kereta, Indonesia Infrastructure Finance Gandeng Celebes Railway

Penembakan pertama, dilakukan di pagi hari. Berdasarkan hasil monitoring, didapati jika getaran yang terjadi di RW 13 sebesar 0,97 mm. Angka ini masih di bawah ambang batas yang ditetapkan yakni 2mm.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini