Dorong Promosi, Desa Wisata Perlu Libatkan Content Creator

Dorong Promosi, Desa Wisata Perlu Libatkan Content Creator Kredit Foto: Kemenparekraf

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus menggenjot sosialisasi pelaksanaan Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 (ADWI 2021).

ADWI 2021 merupakan salah satu program unggulan Kemenparekraf untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia yang terdampak oleh pandemic Covid-19.

Baca Juga: Sandiaga: Desa Wisata Harus Inovatif di Masa Pandemi

Sosialisasi ADWI 2021 dilakukan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno di Desa Candirejo Magelang, Jawa Tengah.

Sandiaga mengatakan melalui ADWI 2021 ini pihaknya ingin memberikan arahan kepada desa-desa wisata di Indonesia dari segi digitalisasi maupun dari segi protokol kesehatan.

Melalui ADWI 2021 beberapa kategori dapat ditingkatkan agar persiapan kebangkitan ekonomi nasional dapat dihadirkan setiap desa. “Dengan adanya desa wisata ini, kami ingin mendapatkan kebijakan yang berkeadilan kenapa karena selama ini belum ada keterlibatan sampai masyarakat bawah, kebijakan yang bisa memberikan bantuan kepada masyarakat bawah,” ucapnya.

Sandiaga juga mendorong agar agar para content creator atau youtuber dapat dilibatkan.  Dengan kerjasama ini para content creator bisa mengajak masyarakat luas mulai mengapresiasi desa wisata sebagai simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional.

“Jadi daftarkan Desa Wisata kalian di Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021,” ucapnya. Desa Candirejo, Kabupaten Magelang dipilih dalam kegiatan sossialisasi ini karena Desa Candirejo merupakan salah satu dari 16 desa terpilih yang menerima sertifikasi sebagai desa wisata berkelanjutan dari Kemenparekraf.

Desa Candirejo sebagai desa wisata pertama dari Kabupaten Magelang yang tersertifikasi. Desa wisata Candirejo sesuai dengan namanya, yang berarti tanah penuh dengan batu namun tetap subur, sehingga menghasil kerajinan tangan dari batu alam (ulekann, cobek, stupa hiasan).

Candirejo dikenal juga sebagai simbol budaya jawa, mengunggulkan atraksi budaya seni tari jatilan, seni musik gamelan, hingga olahan kuliner berbahan dasar tempe yang sedang diusulkan menjadi warisan budaya dunia ke UNESCO.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini