Dukung Peningkatan Produktivitas Sawit, BPDPKS Salurkan Rp5,34 Triliun

Dukung Peningkatan Produktivitas Sawit, BPDPKS Salurkan Rp5,34 Triliun Kredit Foto: Antara/Wahdi Septiawan

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah menyalurkan dana sebesar Ro5,34 triliun untuk peremajaan lahan sawit seluas kurang lebih 230 ribu hektare per 28 Mei 2021.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Dedi Junaedi berharap dengan diberikannya dana tersebut dapat membantu meningkatkan produktivitas sawit. Pasalnya, sebagian pohon kelapa sawit telah melebihi usia 25 tahun.

Baca Juga: Jadi Peran Utama Sektor Pertanian, 70 Persen Produk Sawit Indonesia Beredar di Kancah Global

"Per 28 Mei 2021 sudah ditransfer dana sekitar Rp5,34 triliun untuk perluasan sekitar 234 ribu hektare sawit yang akan diremajakan," ujar Dedi saat diskusi virtual Masa Depan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO): Menuju Pengakuan Internasional, Senin (7/6/2021).

Program peremajaan sawit ini merupakan kelanjutan dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2019 tentang Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Tahun 2019-2024.

Para pelaku usaha perkebunan kelapa sawit dan petani swadaya diminta untuk melakukan standarisasi produk sawit melalui sertifikasi ISPO.

ISPO merupakan ketentuan yang ditetapkan pemerintah mengenai tata kelola industri sawit berkelanjutan. Untuk memperkuat ISPO, Kementan menerbitkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 38 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan Sawit Berkelanjutan Indonesia.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini