Giliran Viral di Sosmed, Aksi Satpol PP yang Rusak Ukulele Akan Diberi Sanksi

Giliran Viral di Sosmed, Aksi Satpol PP yang Rusak Ukulele Akan Diberi Sanksi Kredit Foto: Unsplash/Solen Feyissa

Wali Kota Pontianak Kalimantan Barat, Edi Rusdi Kamtono menyatakan dirinya siap mengganti ukulele hasil sitaan milik pengamen jalanan, yang dirusak Satpol-PP Kota Pontianak.

"Sebagai pecinta musik, saya turut prihatin atas tindakan yang dilakukan aparatur Satpol-PP itu. Secara pribadi saya akan mengganti ukulele yang telah dirusak oknum tersebut dengan yang baru," katanya di Pontianak, Senin (7/6) malam.

"Saya sebagai Wali Kota Pontianak menyampaikan permohonan maaf atas tindakan itu dan akan memberikan sanksi," katanya.

Dalam kesempatan itu, Edi Rusdi Kamtono juga menyampaikan akan mengundang para pengamen yang ada di Kota Pontianak untuk bersama-sama mengembangkan dunia musik di Kota Pontianak.

Sebelumnya, beredar video viral di media sosial yang menayangkan seorang petugas Satpol-PP Kota Pontianak tengah menghancurkan satu-persatu ukulele hasil sitaan penertiban pengamen jalanan. Video tersebut mengundang beragam reaksi dari berbagai pihak termasuk seniman musik ibu kota.

Sementara itu, Kasatpol-PP Kota Pontianak Syarifah Adriana mengklaim video viralnya perusakan ukulele oleh oknum Satpol-PP adalah tidak benar, melainkan adalah pemusnahan lima ukulele hasil razia dua tahun lalu yang tidak kunjung diambil oleh pemiliknya.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini