Belum Optimal, Realisasi Program PEN Masih Mini

Belum Optimal, Realisasi Program PEN Masih Mini Kredit Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Pemerintah mencatat realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi nasional (PEN) hingga saat ini telah mencapai 29,9% dari pagu Rp699,43 triliun. Dana ini dibelanjakan pemerintah untuk mendorong pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Menteri Koordinator  Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, dana pemulihan ekonomi ini sudah terealisasi hingga saat ini mencapai Rp209,96 triliun. Pencapaian ini lebih baik dari pencapaian penyerapan pada kuartal I sebesar Rp123,26 triliun.

Baca Juga: Awal Juni, Realisasi Penyaluran FLPP Sudah 46,94%

"Pelaksanaan  dari program PEN telah mencapai 29,9% dari pagu atau naik Rp86,7 triliun dari realisasi kuartal pertama yang mencapai Rp123,26 triliun," kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (7/6/2021).

Kenaikan realisasi anggaran PEN terlihat dari penyerapan anggaran belanja sektor kesehatan yang mencapai 18,8% dari pagu sektor tersebut yang mencapai Rp172,84 triliun. Sementara, realisasi perlindungan sosial sebesar 39,2% dari pagu Rp148,27 triliun.

Adapun realisasi program prioritas sebesar 28% dari pagu Rp127,85 triliun. Sementara, realisasi dukungan UMKM dan korporasi 21% dari pagu sebesar Rp193,74 triliun.

"Dan juga insentif usaha sebesar 79,9% dari pagu Rp56,73 triliun," pungkasnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini