Omzet Pengelola Mayapada Hospital Melonjak, Namun Sayang Rugi Tak Bisa Ditolak

Omzet Pengelola Mayapada Hospital Melonjak, Namun Sayang Rugi Tak Bisa Ditolak Kredit Foto: Https://mayapadahospital.com

Pengelola Mayapada Hospital, yakni PT Sejahtera Anugerahjaya Tbk (SRAJ) membukukan kenaikan pendapatan sebesar 28% secara year on year (yoy). Per Desember 2019, pendapatan SRAJ tercatat sebesar Rp1,00 triliun. Angkanya bertumbuh menjadi Rp1,28 triliun per Desember 2020.

Merujuk ke laporan keuangan perusahaan, bisnis rumah sakit milik konglomerat Dato Sri Tahir ini masih membukukan kerugian bersih sebesar Rp14,38 miliar pada tahun 2020. Meski begitu, rugi tersebut dipangkas signifikan hingga 80,99% dari rugi tahun 2019 lalu yang menembus Rp75,67 miliar. Baca Juga: Ace Hardware Gagal Bayar Dibantah Tegas, Tim Wibowo & Partners Pun Membalas

Penyumbang pendapatan terbesar bagi SRAJ adalah segmen rawat inap, di mananya angka menyusut dari Rp518,38 miliar pada 2019 menjadi Rp467,64 miliar pada 2020. Namun, pendapatan laboratorium mengalami kenaikan signifikan dari awalnya hanya Rp85,12 miliar menjadi Rp277,36 miliar. Begitu pula dengan pendapatan obat-obatan yang tumbuh daru Rp225,67 miliar menjadi Rp253,94 miliar (yoy). Baca Juga: Dear Emak-Emak! Harga Emas Antam Hari Ini Diskon, Mulai dari Rp500 Ribuan Aja!

Pendapatan dari segmen poliklinik tercatat tumbuh daru Rp120,44 miliar menjadi Rp202,31 miliar. Sumber pendapatan SRAJ berikutnya sepanjang tahun 2020 adalah segmen radiologi sebesar Rp65,31 miliar, pemeriksaan medis sebesar Rp31,96 miliar, dan hemodialisa sebear Rp19,59 miliar.

Dengan pendapatan yang bertumbuh, SRAJ berhasil membukukan laba usaha sebesar Rp15,85 miliar sampai dengan akhir tahun 2020. Kemudian, pendapatan bunga tercatat lebih besar, yakni awalnya Rp9,57 miliar pada 2019 menjadi Rp26,47 miliar pada 2020. Begitu pula dengan penghasilan lain-lain yang sebelumnya negatif Rp12,82 miliar menjadi positif Rp28,43 miliar. Aset SRAJ secara tahunan mengalami peningkatan dari Rp3,11 triliun pada 2019 menjadi Rp4,35 triliun pada 2020.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini