BPKH: Dana Haji Per Mei 2021 Capai Rp150 Triliun

BPKH: Dana Haji Per Mei 2021 Capai Rp150 Triliun Kredit Foto: WE

Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu menjamin dana haji yang dikelola BPKH tetap aman. Anggito menyampaikan hal ini menanggapi banyaknya tudingan kepada BPKH soal adanya masalah terhadap dana haji milik masyarakat pasca pemerintah mengumumkan untuk tidak memberangkatkan calon jamaah haji pada tahun ini.

Anggito menyatakan per Mei 2021, dana haji mencapai Rp150 triliun. ”Dana haji aman, saldo per Mei 2021 nilainya Rp150 triliun, tidak ada utang akomodasi ke Arab Saudi,” ujarnya di Jakarta, Senin (7/6/2021).

Baca Juga: Tudingan Dana Haji untuk Infrastruktur UAS Menyesatkan, Istana: Tidak Ada Itu...

Dia juga memastikan dalam pengelolaan dana haji tidak ada investasi yang rugi. Selain itu, alokasi investasi dana haji juga tidak ditempatkan pada sektor infrastruktur.

”Tidak ada alokasi investasi di infrastruktur, tentu banyak yang menginterpretasikan bahwa ini akan menimbulkan risiko tinggi bagi dana haji," tegasnya.

Anggito juga mengatakan laporan keuangan BPKH diaudit secara rutin oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Banyak juga yang membuat tagar ‘Dana Haji Diaudit’. Sebagai lembaga negara kami ini sudah rutin diaudit, sejak di Kementerian Agama dana haji selalu diaudit oleh BPK, dan kebetulan mulai 2017-2018 dan sampai sekarang itu diaudit oleh BPK, baik itu audit tahunan maupun semester, bahkan ada audit khusus,” paparnya.

Pada 2018 hingga 2019, laporan keuangan BPKH mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).”Untuk laporan keuangan BPKH 2020 sedang proses audit,” pungkasnya.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini