Harga Minyak Meroket, Pertamina Mau Tidak Rugi? Harga BBM Harus Dihitung Ulang

Harga Minyak Meroket, Pertamina Mau Tidak Rugi? Harga BBM Harus Dihitung Ulang Kredit Foto: Antara/Abriawan Abhe

Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan kembali menyoroti kenaikan harga minyak dunia dalam tiga bulan terakhir, bahkan tercatat harga minyak sempat menyentuh US$ 72 per barrel.

Sementara itu, kenaikan harga minyak dunia juga diikuti dengan kenaikan harga minyak acuan yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu MOPS maupun Argus. 

“Sesuai Kepmen ESDM No 62 Tahun 2020, penentuan harga BBM kita mengacu pada harga Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus, dimana untuk BBM di bawah RON 95 dan solar CN 48 menggunakan rumus MOPS atau Argus + Rp 1.800/liter plus margin 10% dari harga dasar. Sedangkan untuk bensin RON 95, RON 98 dan solar CN 51 rumusnya adalah MOPS atau Argus + Rp 2.000/liter plus margin (l10% dari harga dasar.” jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/6/2021). Baca Juga: Pertamina Resmikan Serentak 27 Titik BBM Satu Harga di Kalimantan

Selain itu, ia mengatakan berdasarkan data yang dikumpulkan, sepanjang 3 bulan terakhir untuk harga MOPS sudah jauh di atas harga minyak dunia.

Misalnya, untuk bulan Maret 2021, harga MOPS rata-rata sebesar US$ 71.5 per barel, bulan April sebesar US$ 71.71 per barel dan bulan Mei 2021 harga rata-rata MOPS untuk MOGAS 92 sudah mencapai angka US$ 74.32 per barrelnya. Baca Juga: Pemerintah Perlu Terus Dorong Masyarakat Gunakan BBM Berkualitas

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini