Mahfud MD Galak Bukan Main, Anak Buah Pangeran Cikeas Dikatain Ngawur

Mahfud MD Galak Bukan Main, Anak Buah Pangeran Cikeas Dikatain Ngawur Kredit Foto: Instagram/Mahfud MD

Menko Polhukam Mahfud MD terlihat galak. Dia buka suara soal tudingan terlibat dalam menghapus pasal penghinaan kepada presiden saat menjadi Ketua MK. Anak buah Pangeran Cikeas dibilang ngawur.

Diketahui sebelumnya, Anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Benny K Harman ikut menyinggung saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi presiden.

Saat itu, dia mengatakan jika SBY tidak bisa melaporkan orang yang menghina dengan ungkapan kerbau pada 2010 silam. Hal tersebut dikarenakan pasal penghinaan presiden telah dihapus Mahkamah Konstitusi saat dipimpin Mahfud MD.

Baca Juga: Elektabilitasnya Melejit di Banyak Survei, AHY: Pilpres 2024 Masih Jauh!

“Agak ngawur. Penghapusan Pasal penghinaan kepada Presiden dilakukan jauh sebelum saya masuk ke MK. Saya jadi hakim MK April 2008,” cuitnya dalam akun Twitternya, Kamis (10/6/2021). 

Dia juga menjelaskan perihal proses revisi RUU KUHP yang kembali memasukkan pasal soal penghinaan presiden. “Sebelum saya jadi Menko RKUHP sudah disetujui DPR tapi September 2019 pengesahannya ditunda di DPR,” jelasnya. 

Karena itu, dirinya pun meminta kepada para politisi untuk menolak adanya pasal karet tersebut untuk berjuang di DPR. “Karena sekarang di DPR, ya, coret saja pasal itu. Anda punya orang dan Fraksi di DPR,” ucapnya.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini