Disebut Seenaknya kepada KPK, Komnas HAM Diskakmat Ferdinand

Disebut Seenaknya kepada KPK, Komnas HAM Diskakmat Ferdinand Kredit Foto: Instagram/Ferdinand Hutahaean

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu balasan surat dari Komnas HAM yang tidak menghadiri pemeriksaan terkait pendalaman laporan dugaan pelanggaran HAM dalam TWK bagian dari alih status KPK menjadi Aparatur Sipil Negara atau (ASN).

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengungkapkan, KPK sudah mengirim surat pada 7 Juni 2021 atas ketidakhadiran pemimpin KPK tersebut. Menurut Ali, TWK sudah dilakukan sesuai dengan UU Nomor 19 Tahun 2029, PP Nomor 41 Tahun 2020. Pasalnya, konfirmasi Komnas HAM tentang pendalaman pelanggaran HAM yang dilakukan seorang pemimpin penting untuk KPK.

Baca Juga: Ferdinand Bikin Polling Capres, Nggak Usah Kaget! Prabowo Lagi-Lagi Kalah, Mas Anies Juga..

Mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean turut angkat suara mengomentari hal tersebut. Bahwa KPK meminta Komnas HAM untuk memastikan pelanggaran lebih dulu sudah tepat.

"KPK sudah benar," cuit Ferdinand di akun Twitter-nya, @FerdinandHaean3, Kamis (10/6/2021). Pria berdarah Batak tersebut mengungkapkan bahwa Komnas HAM seharusnya bisa lebih menjelaskan dan tidak bertindak seenaknya.

"@KomnasHAM harus bisa jelaskan dan tidak boleh sewenang-wenang," lanjut Ferdinand.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini