Kementerian BUMN Fokus Sinergikan Pengembangan Talenta BUMN

Kementerian BUMN Fokus Sinergikan Pengembangan Talenta BUMN Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan fokus utama saat ini adalah menyinergikan pengembangan talenta yang ada di BUMN. 

"Fokus utama sekarang ini adalah bagaimana pengembangan talenta-talenta BUMN yang sebelumnya dilakukan secara individual oleh masing-masing korporasi, sekarang disinergikan," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (10/6/2021). 

Baca Juga: Masukkan Abdee Slank ke BUMN, Arief Poyuono 'Kasihani' Erick Thohir: Kangmas Jokowi, Saran...

Menurut Wamen yang akrab disapa Tiko itu, sentralisasi pengembangan human capital mulai dilakukan terintegrasi, khususnya untuk leadership talents di BUMN dengan tujuan setiap BUMN dapat bersama-sama secara progresif, sehingga semua direksi dan komisaris BUMN mampu memimpin BUMN melakukan transformasi dengan lebih cepat serta tugas pengawasan oleh komisaris yang lebih baik. 

Wamen Tiko membuka program Onboarding Commissioner Program Angkatan 1 dan Onboarding Directorship Program Angkatan 2, yang diselenggarakan Kementerian BUMN bersinergi dengan BUMN Leadership and Management Institute (BLMI) dan Forum Human Capital Indonesia (FHCI). 

Program dilaksanakan secara virtual dan diikuti komisaris dan direksi BUMN yang baru diangkat. 

Ketua Umum FHCI Alexandra Askandar menyambut positif program ini karena merupakan bukti keseriusan Kementerian BUMN dalam mengawal transformasi human capital di setiap BUMN untuk menciptakan talenta-talenta unggul dan mampu bersaing secara global. 

FHCI bekerja sama dengan BLMI menggelar program Onboarding Commissioner Program Angkatan 1 yang diikuti 31 peserta dan 30 peserta untuk Onboarding Directorship Program Angkatan 2. 

"Kolaborasi FHCI dengan Kementerian BUMN serta BLMI akan menjadi lokomotif penggerak pengembangan kepemimpinan dan human capital seluruh BUMN, serta menjadi pencetak para pemimpin yang selalu belajar, tumbuh, dan berkontribusi untuk Indonesia," ujar Alexandra. 

Sementara itu, Direktur Kepatuhan & SDM PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sekaligus Board of Executive BLMI Agus Dwi Handaya mengungkapkan beberapa tahun terakhir, BUMN gencar melakukan transformasi bisnis dan transformasi operasional, termasuk transformasi human capital, untuk mengembangkan talenta-talenta dan menyiapkan para pemimpin BUMN agar dapat membawa BUMN menjadi pemimpin yang berkualitas. 

Agus juga menambahkan dalam membangun para pemimpin BUMN, tidak hanya leadership skills, namun disertai managerial skills, people manager skills, thinking skills, dan technical skills agar bisa menjadi panutan dan mengawal organisasi untuk menghasilkan result yang berdampak signifikan. 

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengumumkan pembentukan BLMI, yang siap membangun pemimpin BUMN berkelas dunia dan berlandaskan AKHLAK. 

Erick berharap hal ini menjadi keseriusan bersama yang terus dijaga, mengingat tuntutan ke depan untuk berkompetisi sangat tinggi di tengah perubahan dan pasar yang semakin terbuka.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini