Bukannya Untung, Malah Buntung! Matahari Tekor, Keluarga Konglomerat Ini Kena Getahnya!

Bukannya Untung, Malah Buntung! Matahari Tekor, Keluarga Konglomerat Ini Kena Getahnya! Kredit Foto: Antara/Arif Firmansyah

PT Multipolar Tbk (MLPL), salah satu perusahaan milik keluarga konglomerat Riady melalui Lippo Group, membukukan penurunan invetasi pada entitas asosiasi sebesar 6% atau setara Rp146 miliar sepanjang tahun 2020. Usut punya usut, penurunan tersebut merupakan imbas dari kerugian yang dialami oleh PT Matahari Department Store Tbk (LPPF)

Corporate Secretary Multipolar, Natalie Lie, mengungkapkan bahwa pada periode tahun 2020, nilai buku investasi Multipolar di Matahari menurun sekitar Rp161 miliar. Adapun per Desember 2020 lalu, Matahari tercatat merugi sebesar Rp873,18 miliar.

Baca Juga: Satu Tahun Jadi Juru Bicara: Ini Bukan tentang Angka

"Kerugian disebabkan oleh penutupan sementara hampir seluruh toko Matahari di beberapa bulan di tahun 2020 mengikuti kebijakan pemerintah dalam membatasi penyebaran Covid," pungas Natalie, Jumat, 11 Juni 2021.

Ia menambahkan, Multipolar akan terus proaktif dan mencari peluang investasi selama tahun 2021. Peluang tersebut tidak hanya menyasar investasi di entitas asosiasi, tetapi juga investasi jangka panjang lainnya. Perihal melakukan investasi tambahan, Natalie mengatakan Multipolar masih akan mempertimbangkan.

"Setiap rencana akan dievaluasi sesuai dengan aspek komersial dan dalam tahun 2021 belum ada rencana konkret yang masuk dalam agenda ekspansi Multipolar. Kami akan terus menganutu prinsip kehati-hatian, khususnya di tengah pandemi Covid-19 yang sedang terjadi," sambungnya.

Baca Juga: Ahli Virologi dan Molekuler Biologi: Semua Vaksin Covid-19 Aman dan Sudah Diuji

Baca Juga: Berwisata Sambil Jalani Protokol Kesehatan Tak Kurangi Kesenangan

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini