Indonesia Juara, Jenderal Andika: Saya Kaget, Saya Tidak Tahu...

Indonesia Juara, Jenderal Andika: Saya Kaget, Saya Tidak Tahu... Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa mengaku bangga dengan prestasi yang ditorehkan anak buahnya. Sebab, anggota Dispenad menang lomba foto Airbus Helicopter 2021.

Adapun prajurit berprestasi itu bernama Lettu Inf Moh Holil yang bertugas sebagai fotografer Dispenad.

"Waktu saya jadi kepala dinas penerangan TNI AD, dia punya tekad. Dan sekarang beberapa tahun kemudian, dia membuktikan bahwa dia mempunyai kualitas," kata Andika dikutip dari YouTube TNI AD, Sabtu (12/6/2021).

Baca Juga: Satu Tahun Jadi Juru Bicara: Ini Bukan tentang Angka

Dia terkejut atas penghargaan dari pihak Airbus karena sebelumnya dirinya tidak mengetahui bahwa Dispenad mengirimkan foto tersebut. "Saya terus terang, saya kaget, itu yang paling pas menggambarkan, karena saya tidak tahu mereka membuat ini," kata Andika.

Dinas Penerangan Angkatan Darat menjadi salah satu juara dalam lomba foto Airbus Helicopter 2021 yang diselenggarakan untuk pemilik dan operator Airbus Helicopter. Ajang tersebut dinilai tujuh juri independen yang menilai dan mengevaluasi setiap foto berdasarkan empat kriteria yang sesuai dengan tema kontes, orisinalitas, kualitas fotografi, dan emosi yang ditimbulkan dari foto tersebut.

Head of Country Indonesia Airbus Dani Adriananta dan tim menyambangi Markas Besar Angkatan Darat untuk memberikan sertifikat penghargaan.

"Kami bersama-sama dengan tim ingin menyampaikan sertificate of achievement untuk TNI AD sebagai salah satu pemenang kontes Airbus Calendar Foto Tahun 2021," kata Dani Adriananta.

Baca Juga: Fahri Hamzah Mendadak Blak-blakan: Pimpinan KPK Pernah Jegal Jenderal Kuat

Foto yang dikirimkan Dinas Penerangan Angkatan Darat bersaing dengan foto lainnya. Lebih dari 120 negara yang juga mengoperasikan Helikopter Airbus mengikuti perlombaan tersebut.

"Indonesia atau Angkatan Darat Republik Indonesia adalah salah satu pemenang dari 12 yang terpilih," kata dia.

Baca Juga: Ahli Virologi dan Molekuler Biologi: Semua Vaksin Covid-19 Aman dan Sudah Diuji

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di JPNN Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini