Tinggal Menghitung Hari, Begini Kesiapan Kota Kendari Gelar Munas Kadin Indonesia

Tinggal Menghitung Hari, Begini Kesiapan Kota Kendari Gelar Munas Kadin Indonesia Kredit Foto: WE

Pemerintah Kota Kendari saat ini sedang bekerja keras untuk mendukung dan mensukseskan   event besar Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang akan dilaksanakan pada 30 Juni 2021 mendatang. Pasalnya tekanan pandemi Covid-19 masih terus mengancam, oleh karenanya Pemerintah Kota Kendari memastikan pelaksanaan Munas VIII Kadin akan berlangsung dengan aman melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan pihaknya bersyukur mendapatkan kepercayaan dari Kadin pusat yang menunjuk Kota Kendari sebagai lokasi pelaksanaan Munas. Baginya Kadin merupakan sebuah institusi yang mempunyai prestise yang tidak diragukan lagi. 

Ia memastikan Kota Kendari dapat menjadi tuan rumah yang baik. “Kota Kendari harus menjadi pelaksana, dan bisa memfasilitasi acara Munas, supaya nanti bisa menjadi referensi agar Kota Kendari dipercaya lagi untuk event-event selanjutnya. Kita bisa membuktikan Kota Kendari yang berada jauh dari ibu kota pusat tapi juga bisa dipercaya. Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan semangat masyarakat untuk mau bangkit dari situasi pandemi Covid-19 yang sudah setahun lebih kita hadapi,” ujar Sulkarnain, Rabu (9/6/2021).

Melalui Tim Yustisi, Pemerintah Kota Kendari yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Dinkes, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kominfo Kota Kendari masih terus memperketat penerapan protokol kesehatan di masyarakat. 

Dijelaskan olah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Nahwa Umar menjelaskan selain Tim Yustisi yang  terus bekerja vaksinasi juga terus dilakukan. 

Dengan adanya vaksinasi dan pengetatan protokol kesehatan, Nahwa memastikan dalam Kota Kendari dapat disebut aman dari Covid-19 meski memang masih ada kasus positif. "Kalaupun ada yang berdatangan dari Jakarta melalui bandara, tentu ada protokol kesehatan yang dilewati seperti swab test."

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Rahminingrum mengatakan beberapa minggu yang lalu kasus positif Covid-19 sempat turun drastis malah hanya sisa tinggal 4 orang yang positif. Kendati demikian, Tim Yustisi Kota Kendari terus memastikan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

Rahminingrum menilai kasus Covid-19 di Kota Kendari tidak melonjak karena dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya cakupan vaksinasi yang semakin hari terus bertambah, penerapan prokes dan menurunnya mobilitas masyarakat.

Ia menjelaskan, daat ini vaksinasi Covid-19 rutin dilakukan di 15 Puskesmas dalam Kota Kendari, dan di kantor Dinas Kesehatan Kota Kendari. Selain itu, juga dilakukan kegiatan vaksinasi massal untuk populasi yang besar. 

Tercatat per tanggal 8 Juni 2021, total 32.304 warga Kendari telah disuntik vaksin dosis pertama, lalu dari jumlah itu yang disuntik vaksin dosis kedua sebanyak 20.269. Mereka terdiri dari tenaga kesehatan, pelayan publik, dan lansia.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini