Ya Allah Bikin Lemes Dengernya, Omongan Mas Anies Baswedan: Situasi Jakarta Hampir Genting

Ya Allah Bikin Lemes Dengernya, Omongan Mas Anies Baswedan: Situasi Jakarta Hampir Genting Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku pihaknya akan mempertimbangkan untuk menarik rem pelonggaran. Hal ini terkait dengan gentingnya kasus Covid-19 di Ibukota setelah jumlah pasien positif terus mengalami peningkatan tajam.

Menurut dia, situasi ini harus dihadapi dengan melakukan perhatian ekstra kepada masyarakat. Seperti, penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 yang perlu dilakukan secara disiplin.

"Kondisi tadi tak bisa dibiarkan begitu saja, harus ada intervensi, karena itu lakukan imbauan," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/6/2021).

Baca Juga: Satu Tahun Jadi Juru Bicara: Ini Bukan tentang Angka

Karena itu, ia pun meminta kepada aparat keamanan untuk terus melakukan pengawasan secara ketat. Bahkan, jika terjadi pelanggaran maka harus segera ditindak.

"Mulai lakukan penegakan aturan, penegakan hukum pada tempat-tempat, pada individu-individu yang melakukan pelanggaran pada ketentuan yang ada, ketentuan tentang penggunaan protokol kesehatan, jam operasi, ketentuan tentang jumlah orang di suatu tempat," jelasnya.

Jika kedua hal tersebut tidak dilakukan, ia pun mengkhawatirkan penularan Covid-19 di wilayahnya akan semakin membludak. Skenario terburuknya, perlu dilakukan kebijakan penarikan rem darurat.

"Ibu kota dalam kondisi yang memerlukan perhatian ekstra. Bila kondisi sekarang tak terkendali, kita akan masuk fase genting, dan jika fase itu terjadi maka kita harus ambil langkah drastis seperti yang pernah dialami bulan September lalu dan Februari lalu," jelasnya.

Baca Juga: Ahli Virologi dan Molekuler Biologi: Semua Vaksin Covid-19 Aman dan Sudah Diuji

"Kita inginkan peristiwa itu tak berulang," pungkasnya.

Di sisi lain politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany Alatas, memberikan kritik keras terhadap Anies Baswedan yang disebut lebih memperhatikan agenda politik Pilpres 2024 dengan melakukan aksi keliling ke beberapa wilayah Indonesia.

Pasalnya, kegiatan Anies tersebut dilakukan saat Ibu Kota Jakarta mengalami peningkatan Covid-19. 

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini