Elon Musk Bantah Tuduhan Manipulasi Harga Bitcoin

Elon Musk Bantah Tuduhan Manipulasi Harga Bitcoin Kredit Foto: Reuters/Mike Blake

CEO Tesla, Elon Musk, menanggapi tuduhan baru-baru ini dari CEO Sygnia, Magda Wierzycka, yang meminta Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat untuk menyelidiki miliarder tersebut karena diduga memanipulasi harga Bitcoin.

Menurut Wierzycka, Musk dengan sadar memompa harga Bitcoin hanya untuk menjual "sebagian besar eksposurnya di puncak."

Baca Juga: Elon Musk: Tesla Akan Terima Bitcoin Lagi, Asal...

"Ini tidak akurat. Tesla hanya menjual ~ 10% kepemilikan untuk mengonfirmasi BTC dapat dilikuidasi dengan mudah tanpa memindahkan pasar," katanya dikutip dari Cointelegraph, Senin (14/6/2021).

Musk mengakui pada bulan April bahwa Tesla telah menjual sebagian dari kepemilikan Bitcoinnya untuk membuktikan likuiditas aset sebagai alternatif uang tunai. Hanya satu bulan sebelumnya, miliarder itu mengonfirmasi bahwa Tesla menambahkan BTC senilai US$1,5 miliar ke neraca dan akan mulai menerima aset virtual sebagai pembayaran untuk kendaraannya.

Namun, penerimaan Tesla terhadap Bitcoin sebagai pembayaran berumur pendek setelah Musk menandai kekhawatiran atas penggunaan energi cryptocurrency. Pada 12 Mei, Musk men-tweet bahwa perusahaannya tidak akan lagi menerima pembayaran Bitcoin karena "penggunaan bahan bakar fosil yang makin cepat ..." jaringan.

Tweet Musk bertepatan dengan banyak berita utama negatif tentang penggunaan energi Bitcoin, niat China untuk melarang penambangan Bitcoin, dan reli crypto yang berlebihan yang menunjukkan tanda-tanda kelemahan.

Siklus berita membantu memicu salah satu episode paling menyakitkan Bitcoin, yang berpuncak pada penurunan 54% antara pertengahan April dan pertengahan Mei.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini