Tak Peduli Kata PDIP, Ganjar Bisa Mulus Pilpres Berkat Jokowi: Begini Tipsnya...

Tak Peduli Kata PDIP, Ganjar Bisa Mulus Pilpres Berkat Jokowi: Begini Tipsnya... Kredit Foto: Instagram/Ganjar Pranowo

Joko Widodo (Jokowi) disebut bisa memuluskan jalan Ganjar Pranowo jadi presiden. Ada trik jitu yang ikut disebut dan itu sangat mungkin bisa dilakukan. Silakan simak survei terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

"Mereka yang puas dengan kinerja Presiden Jokowi itu cenderung memilih Pak Ganjar Pranowo walaupun mereka ini bukan massa pemilih PDIP," ujar Manajer Program SMRC, Saidiman Ahmad, Senin (14/6/2021).

Baca Juga: Mas Ganjar Dibenci Orang Partainya Sendiri, Dosen UI Cuma Bilang: Kita Akan Saksikan Kematian..

Itu artinya, untuk membantu jalan Ganjar menuju Istana, Jokowi hanya perlu memperlihatkan kinerja yang oke. Trik ini disebut secara tidak langsung membantu menaikkan elektabilitas Ganjar Pranowo jelang Pilpres 2024.

Saidiman menjelaskan, masyarakat yang merasa puas terhadap kinerja Jokowi cenderung memilih Ganjar dengan 43,9 persen. Sementara, 23,3 persen memilih Prabowo; 22,3 persen memberikan dukungan kepada Anies.

Sementara itu, masyarakat yang merasa kurang puas terhadap Jokowi cenderung memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto atau Anies Baswedan. Di kalangan yang tidak puas dengan kinerja Jokowi, 48,5 persen memilih Prabowo. Sebanyak 33,7 persen memilih Anies, dan sekitar 15 persen memilih Ganjar.

"Bila Ganjar maju menjadi capres 2024, salah satu lumbung suara terbesarnya adalah para pendukung Presiden Jokowi," ujar Saidiman.

Survei nasional SMRC tersebut dilakukan pada 21 hingga 28 Mei 2021 dengan melibatkan 1.072 responden. Metode yang dipilih secara random (acak) dan diwawancara secara tatap muka. Margin of error survei ini diperkirakan sekitar 3,05 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Baca Juga: Satu Tahun Jadi Juru Bicara: Ini Bukan tentang Angka

Baca Juga: Ahli Virologi dan Molekuler Biologi: Semua Vaksin Covid-19 Aman dan Sudah Diuji

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini