Tanding dengan Juara Catur Dunia, Miliarder Termuda India Akui Main Curang

Tanding dengan Juara Catur Dunia, Miliarder Termuda India Akui Main Curang Kredit Foto: Twitter/Forbes

Salah satu pendiri Zerodha, Nikhil Kamath, tahun lalu menjadi headline di berita India sebagai miliarder termuda di negaranya. Pria yang berusia 34 tahun itu juga seorang juara catur yang putus sekolah pada usia 14 tahun.

Nikhil, bergabung dalam daftar bersama saudaranya, Nithin Kamath. Keduanya mendirikan Zerodha Broking, yang merupakan pialang saham diskon pada tahun 2010. Saat ini, keduanya bernilai USD1,55 miliar (Rp22 triliun) dan terus mendominasi lanskap keuangan di India.

Sayangnya, di tengah prestasi yang luar biasa, Nikhil menjadi berita utama lantaran ia mengaku telah berbuat curang untuk memenangkan pertandingan catur amal melawan juara dunia catur, Viswanathan Anand.

Baca Juga: Jual Saham Gila-Gilaan, 3 Miliarder Ini Tetap Tajir Melintir Gak Takut Miskin

Dikutip dari Singapore Tatler di Jakarta, Rabu (16/6/21) pertandingan catur amal yang diadakan pada 13 Juni merupakan sebuah sarana untuk mengumpulkan dana untuk dana bantuan Covid-19 Yayasan Akshay Patra guna membantu memberi makan yang membutuhkan. Pertandingan tersebut disiarkan langsung di chess.com dan menyaksikan Nikhil bermain melawan selebriti seperti Aamir Khan dan Riteish Deshmukh.

Namun, dengan cepat terungkap bahwa Nikhil telah diskors karena melanggar kebijakan fair play. Ini setelah diketahui bahwa dia curang untuk menang melawan Anand. Dia mengakui hal tersebut di Twitter-nya.

"Saya mendapat bantuan dari orang-orang yang menganalisis permainan, komputer, dan keanggunan Anand Pak sendiri untuk memperlakukan permainan sebagai pengalaman belajar. Ini untuk bersenang-senang dan amal. Dalam melihat ke belakang, itu cukup konyol karena saya tidak menyadari semua kebingungan yang bisa disebabkan karena ini. Maaf." ujarnya.

Nikhil menambahkan dalam tweet-nya bahwa konyol ketika ada orang yang berpikir bahwa dia bisa mengalahkan master catur.

Namun, terlepas dari blundernya belakangan ini, Nikhil tentu masih sangat berprestasi, apalagi untuk anak seusianya. Selama setahun terakhir, perusahaannya, Zerodha telah melihat jumlah pengguna terdaftarnya berlipat ganda di bawah pandemi dan dilaporkan memiliki omset harian sebesar USD10 miliar (Rp142 triliun).

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini