Buntut Rekening Diblokir, Nasabah Bumiputera Sekuritas Minta Ganti Rugi

Buntut Rekening Diblokir, Nasabah Bumiputera Sekuritas Minta Ganti Rugi Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Kuasa hukum Raden Nuh mewakili nasabah korban pemblokiran Bumiputera Sekuritas, melaporkan Bumiputera Sekuritas (BPS) salah satu anak perusahaan AJB Bumiputera 1912 ke Polda Metro Jaya dan melakukan menggugat ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Ia mengatakan alasan pelaporan tersebut lantaran diduga BPS telah merugikan nasabah karena melakukan pemblokiran rekening nasabah secara sepihak, tidak berdasar dan melawan hukum. Baca Juga: Wakil Ketua Komisi Hukum DPR Usul Jalur Sepeda Dibongkar, Pengamat: Keliru itu, Aturannya Ada di UU

"Upaya hukum melaporkan Bumiputera Sekuritas kepada Polda Metro Jaya dan pengajuan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terpaksa kami tempuh karena sampai hari ini tidak melihat itikad baik Bumiputera dalam mematuhi undang-undang dan peraturan pasar modal," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/6/2021).

Lanjutnya, ia menyatakan pihaknya juga melaporkan pelanggaran hukum ini kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Baca Juga: OJK Bersama FORKOM IJK Sumut Gelar Vaksinasi Covid-19 pada Pegawai Sektor Jasa Keuangan

Adapun kronologis pemblokiran tersebut telah dilakukan 25 Mei 2021 lalu. Jelasnya, saat itu, nasabah Bumiputera Sekuritas tersebut menerima pemberitahuan pemblokiran rekeningnya melalui tembusan surat dari Bumiputera Sekuritas yang ditujukan kepada Firm Advocates.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini