Ingat, Ingat! Kasus Covid-19 Kali Ini Tertinggi sejak Januari

Ingat, Ingat! Kasus Covid-19 Kali Ini Tertinggi sejak Januari Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

Lonjakan kasus Covid-19 semakin signifikan. Dalam kurun waktu satu bulan, laporan kasus harian bisa menanjak tajam dari hanya 2.000-an kasus per hari pada pertengahan Mei lalu menjadi 12.624 kasus per hari, pada Kamis (17/6/2021) ini. Jumlah kasus aktif Covid-19 juga kembali tembus 125.303 orang.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19, angka penambahan kasus positif hari ini sekaligus menjadi yang tertinggi selama hampir lima bulan terakhir. Laporan kasus harian yang lebih tinggi dari hari ini, terakhir tercatat pada 30 Januari 2021 dengan 14.518 kasus dalam sehari.

Baca Juga: Anies Foto di Pemakaman Covid-19, Ferdinand Langsung Komentar Pedas Tanpa Ampun

Perlu diketahui, angka kasus pada 30 Januari itu merupakan rekor tertinggi yang pernah terjadi di Indonesia. Satgas Penanganan Covid-19 masih meyakini bahwa lonjakan kasus yang terjadi saat ini merupakan imbas dari tingginya mobilitas warga selama libur Lebaran lalu.

Padahal, sejak Februari sampai pertengahan Mei, angka kasus berhasil konsisten turun. Bahkan angka keterisian rumah sakit (BOR) bisa dijaga di angka 30 persen.

Catatan merah lainnya, angka kematian juga terus menanjak. Pada Kamis (17/6/2021), dilaporkan ada 277 orang meninggal dunia dengan status positif Covid-19. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak April 2021. Tak hanya itu, terhitung sejak 12 Mei lalu, angka kematian tak pernah dilaporkan di bawah 100 orang per hari.

Kabar baiknya, jumlah pasien sembuh juga konsisten bertambah. Pada Kamis (17/6/2021) dilaporkan ada 7.350 orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Dari grafik terlihat bahwa penambahan jumlah pasien sembuh terus meningkat sejak Mei lalu. Sayangnya, laju peningkatannya tak sepadan dengan lonjakan jumlah kasus positif.

Dari penambahan kasus hari ini, DKI Jakarta menyumbangkan angka tertinggi yakni 4.144 kasus baru. Posisi kedua ditempati Jawa Barat dengan 2.800 kasus. Menyusul kemudian, Jawa Tengah dengan 1.752 kasus, Jawa Timur dengan 722 kasus, dan DI Yogyakarta dengan 595 kasus baru.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini