Garuda Indonesia Ibarat Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula, Bursa Tegas: Ada Masalah!

Garuda Indonesia Ibarat Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula, Bursa Tegas: Ada Masalah! Kredit Foto: Antara/Muhammad Iqbal

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) benar-benar kesulitan. Kondisi keuangan yang tak sehat memaksa maskapai penerbangan BUMN itu menunda pembayaran kupon global sukuk Limited Trust Certificate senilai US$500 juta yang seharusnya jatuh tempo pada 3 Juni 2021 lalu. 

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengungkapkan bahwa penundaan tersebut dilakukan atas pertimbangan kondisi perusahaan di tengah bisnis penerbangan yang saat ini dinilai masih menantang. Dengan berat hati, penundaan pembayaran kupon tersebut diharapkan dapat membantu Garuda Indonesia melewati pandemi Covid-19 dan kembali sehat. Baca Juga: Rupiah Hari Ini To The Moon, Bye-Bye Emas!

"Garuda sangat mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari para pemegang Sukuk selama masa yang penuh tantangan ini. Kami juga dengan ini mengumumkan bahwa Garuda telah menunjuk konsultan keuangan Guggenheim Securities ke dalam daftar konsultan untuk membantu kami mengatasi tantangan yang sedang berlangsung akibat pandemi Covid-19," pungkas Irfan, Jumat, 18 Juni 2021. Baca Juga: Parah! Nasib Harga Emas Hari Ini, 18 Juni 2021: Di Pegadaian Ambruk, Butik Antam Remuk!

Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula, keputusan penundaan pembayaran sukuk tersebut direspons oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham Garuda sejak sesi pertama, Jumat, 18 Juni 2021. Bursa menilai, penundaan tersebut jelas mengindikasikan adanya masalah pada kelangsungan usaha Garuda.

"Garuda telah menunda pembayaran Jumlah Pembagian Berkala Sukuk yang telah jatuh tempo pada tanggal 3 Juni 2021 dan telah diperpanjang pembayarannya dengan menggunakan hak grace period selama 14 hari sehingga jatuh tempo pada tanggal 17 Juni 2021. Hal tersebut mengindikasikan adanya permasalahan pada kelangsungan usaha Garuda," tegas BEI. 

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini