Gak Kaleng-kaleng, China Ikhlas Kucurkan Banyak Uang buat Bangun Lab Kesehatan di 11 Negara Islam

Gak Kaleng-kaleng, China Ikhlas Kucurkan Banyak Uang buat Bangun Lab Kesehatan di 11 Negara Islam Kredit Foto: Antara/M. Irfan Ilmie

Pemerintah China dan Bank Pembangunan Islam (IsDB) menandatangani perjanjian mendukung pembangunan laboratorium kesehatan di 11 negara Islam di Afrika.

Perjanjian tersebut telah ditandatangani Kementerian Luar Negeri China dan IsDB sebagai institusi keuangan di bawah Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada 14 Juni lalu.

Baca Juga: Gak Terima Proyek Kebanggaan Mas Anies Dibongkar, Rektor Ini Protes: Ayo Kita Belajar ke China

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan laboratorium kesehatan yang akan dibangun di 11 negara Islam itu sebagai upaya memerangi pandemi Covid-19.

"China mendukung 11 negara Islam di Afrika dalam pengadaan peralatan laboratorium kesehatan masyarakat dan pelatihan tenaga medis untuk meningkatkan kemampuan menghadapi pandemi," ujarnya, Kamis (17/6/2021).

Sejak pandemi melanda, China bersama dengan negara-negara Islam mengalami masa-masa yang sulit. Menurut dia, China memberikan contoh dalam memerangi Covid-19 melalui solidaritas membangun masa depan bersama komunitas internasional.

"OKI dan IsDB sangat memuji bantuan China. Kerja sama tersebut sebagai tonggak bersejarah dalam menjalin kemitraan penanganan Covid-19 dan program kesehatan masyarakat China dan OKI," kata Zhao.

China sangat berkepentingan dalam menjalin hubungan yang lebih erat lagi dengan negara-negara OKI.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini