Dear Bennett, LSM Ini Pasang Reklame Besar-besar Bertuliskan Hilangkan Hamas

Dear Bennett, LSM Ini Pasang Reklame Besar-besar Bertuliskan Hilangkan Hamas Kredit Foto: Instagram/State of Israel

Sebuah LSM Israel, Israel Victory Project memasang papan reklame di luar rumah perdana menteri Naftali Bennett yang mengingatkannya akan janjinya untuk "menghilangkan Hamas."

Forum Timur Tengah, sebuah lembaga pemikir yang berbasis di Amerika, membantu memasang papan reklame tersebut. Mereka juga memposting video di media sosial dengan kutipan dari Bennett tentang Hamas.

Baca Juga: Gaza di Hamas Kembali Jadi Sasaran Utama Israel Setelah...

Beberapa kutipan ini termasuk: "Hamas harus memahami bahwa mereka akan membayar harga yang mahal untuk setiap kerugian bagi warga Israel," "Negara Israel tidak boleh menyerah pada ancaman proteksionis Hamas," dan "Saya akan berurusan dengan Hamas."

"Kami mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Naftali Bennett atas pelantikannya, dan pada saat yang sama ingin memperjelas bahwa masalah terpenting dalam agenda harus ditujukan untuk memulihkan keamanan bagi warga Israel, dan melenyapkan Hamas," kata Gregg Roman, Direktur Forum Timur Tengah, dikutip dari Jerusalem Post, Jumat (18/6/2021).

Selama eskalasi terbaru antara Israel dan Hamas pada bulan Mei, Bennett mengatakan kepada mantan perdana menteri Benjamin Netanyahu, "pemerintah seharusnya tidak mengakhiri putaran saat ini di Jalur Gaza sampai Hamas membayar harga yang mahal." Kedua belah pihak mencapai gencatan senjata pada 21 Mei.

478178

Bennett juga mengkritik penanganan Likud terhadap konflik internal di kota-kota campuran Yahudi-Arab selama putaran kekerasan baru-baru ini.

"Likud berubah dari partai yang berkuasa menjadi partai yang gagal menjalankan negara dan membawa kita dengan lalai dari kesalahan menjadi bencana," katanya.

"Yamina akan memberikan dukungan penuh pada setiap langkah untuk memulihkan keamanan tanpa memperhatikan politik: inilah saatnya untuk bersatu dan menang."

Proyek Kemenangan Israel adalah koalisi keluarga yang berduka, penduduk Israel selatan, veteran dan cadangan IDF, dan lainnya yang mencari perubahan kebijakan untuk mencapai "kemenangan Israel" dalam konflik Israel-Palestina.

Dalam video media sosial mereka, mereka menuntut agar pemerintah yang baru dibentuk membawa kembali tawanan tanpa syarat apa pun dan mendemiliterisasi Hamas.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini