Guru Besar UI: Liburan dan Perjalanan Tak Penting Harus Dihentikan

Guru Besar UI: Liburan dan Perjalanan Tak Penting Harus Dihentikan Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Angka 12.900 kasus positif baru hari ini menjadi perhatian pakar kesehatan, mengingat lonjakan ini erat kaitannya dengan kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Zubairi Djoerban, menjadi satu pakar kesehatan yang mengkhawatirkan kondisi lonjakan kasus hari ini.

Baca Juga: Bisa-bisanya Ketua Delegasi RI Pertemuan G-20 di Italia Positif COVID-19

Ia berharap, data yang tersaji adalah gambaran pandemi yang mesti disikapi secara serius oleh pemerintah.

Ia pun meminta agar pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak memikirkan kebijakan selain penanganan Covid-19. Bahkan, Zubairi Djoerban kembali menyampaikan sarannya agar pemangku kebijakan mengambil langkah penguncian atau lockdown dalam menekan lonjakan yang ada.

"Saya kembali ulangi saran saya: lockdown. Semua liburan dan perjalanan tidak penting harus dihentikan sejenak. Apalagi mempertimbangkan sekolah tatap muka dibuka kembali. Jangan dulu," ujar Zubairi Djoerban dalam akun Twitternya, Jumat (18/6/2021).

Baca Juga: HUT ke-494 Jakarta Bertekad Bangkit dari Pandemi Covid-19

"Lakukan lockdown sebelum telat. Situasi bisa berubah jadi mengerikan," demikian Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini menegaskan.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini