Baliho Puan Maharani Makin Gencar: Siap Tarung Pilpres dan Jadi Angin Segar!

Baliho Puan Maharani Makin Gencar: Siap Tarung Pilpres dan Jadi Angin Segar! Kredit Foto: Istimewa

Peneliti Surabaya Survey Center (SSC) Surokim Abdussalam menilai munculnya baliho-baliho Ketua DPR RI Puan Maharani yang makin masif di beberapa daerah membawa angin segar untuk Pilpres 2024.

"Banyak orang tahun 2024 ada Pemilihan Presiden, dan baliho yang dipasang akan berdampak baik karena secara tidak langsung ikut mengampanyekan," ujar Surokim Abdussalam di Surabaya, Sabtu (19/6).

Pengamat politik asal Surabaya itu mengatakan Baliho-baliho bergambar Puan Maharani makin mudah terlihat di beberapa titik di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Baca Juga: Balihonya Menjamur di Banyak Daerah, Elektabilitas Puan Maharani Meroket? Ah, Belum Tentu!

Baliho yang mayoritas berukuran besar bertuliskan "Mbak Puan" itu disebutnya berhasil menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagaimana semboyan PDI Perjuangan.

"Partisipasi kader arus bawah PDIP untuk gotong royong membuat baliho Mbak Puan akan makin positif efeknya untuk Pilpres," ucap Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Universitas Trunojoyo Madura tersebut.

Jika aksi pasang baliho puan kian masif, menurut Surokim Abdussalam, bukan tidak mungkin elektabilitas Puan Maharani bakal makin naik. Fenomena gotong royong arus bawah yang terus didorong, diperkirakan Puan Maharani miliki banyak surplus elektoral.

"Tinggal bagaimana Mbak Puan berupaya terus mendorong gotong royong di arus bawah partai. Bukan hanya mendorong yang sudah ada, melainkan juga menciptakan gotong royong baru," katanya.

Surokim mengatakan bahwa upaya mendorong semangat gotong royong tersebut memang tidak akan mudah dan bukan tidak mungkin menemui banyak kendala.

Surokim mengatakan bahwa upaya mendorong semangat gotong royong tersebut memang tidak akan mudah dan bukan tidak mungkin menemui banyak kendala.

Namun, lanjut dia, momentum yang telah tercipta harus sebisa mungkin didorong jika Puan Maharani yang juga putri kandung Megawati Soekarnoputri itu benar-benar ingin berkompetisi pada tahun 2024.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini