Mendadak M Qodari Beberkan 3 Capres 2024, Mengejutkan!

Mendadak M Qodari Beberkan 3 Capres 2024, Mengejutkan! Kredit Foto: Instagram/Anies Baswedan

Pengamat Politik Muhammad Qodari blak-blakan memberikan pandangannya terkait peta koalisi pada Pemilu 2024. Direktur Eksekutif Indo Barometer ini mengungkapkan, partai politik cenderung akan berkumpul di sekitar calon presiden populer dan berpeluang untuk menang.

"Saat ini, ada tiga calon presiden populer, yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan," jelas M Qodari kepada GenPI.co, Kamis (17/6). Menurut M Qodari, bahwa ada faktor lain yang mempengaruhi dukungan suatu partai politik kepada seorang calon presiden.

Faktor yang pertama adalah kedekatan antara calon presiden dengan partai politik.

Baca Juga: Baliho Puan Maharani Makin Gencar: Siap Tarung Pilpres dan Jadi Angin Segar!

Misalnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan punya sejarah dengan NasDem, karena dulu dia pernah menjadi orator ormas Nasional Demokrat.

"Prabowo punya hubungan pribadi yang panjang dengan Megawati dan PDIP," ungkapnya.

Faktor kedua adalah persepsi atas ideologi, latar belakang, dan jenis partai, serta hubungannya dengan calon itu sendiri.

Menurut M Qodari contohnya, PKS mempunyai kecenderungan kepada Anies Baswedan. Sebab, Anies Baswedan naik menjadi Gubernur DKI Jakarta dengan membawa sentimen keislaman.

"PKS mendukung Anies karena dia juga lebih banyak didukung oleh para kiai dan ulama, seperti Habib Rizieq Shihab," beber M Qodari.

Sementara itu, PDIP bisa memilih antara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo atau Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk dijagokan menjadi calon presiden pada Pemilu 2024.

"Namun, dilihat dari pola komunikasinya, PDIP sepertinya tak bagus komunikasinya dengan Ganjar. Sementara itu, hubungan DPP PDIP dengan Prabowo sangat bagus," pungkas M Qodari.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini