Peneliti Oxford Cuma Puji Anies, Kepala Daerah yang Lain Tidak

Peneliti Oxford Cuma Puji Anies, Kepala Daerah yang Lain Tidak Kredit Foto: Instagram/Anies Baswedan

Ia meminta pemda jangan mengeklaim kalau wilayahnya aman dari Covid-19 bahkan mengucapkan iming-iming zona merah di Jawa-Bali sudah berkurang pada Februari hingga Maret lalu. Padahal di satu sisi, masyarakat tidak diperlihatkan jumlah testing-nya. 

"Kalau mau bicara itu (zona hijau hingga merah), buka juga masalah testing-nya. Jadi bisa tahu apakah zona-zona itu valid atau tidak," ujarnya.

Permintaan ini diucapkan lantaran Iqbal tidak bisa melihat jumlah pengujian spesimen yang dilakukan per kabupaten. Menurutnya, hanya satu provinsi yaitu DKI Jakarta di bawah Anies yang membuka data jumlah pengujian per hari tapi provinsi lain tidak pernah mengungkapnya. 

"Jadi, kalau bisa yang namanya gubernur, wali kota, bupati tolong dibuka datanya. Narasi daerah hijau tidak perlu diulang kalau datanya tidak muncul," kata dia.

Baca Juga: Kondisi Sedang Gawat Begini Eh Malah Buat Bingung Masyarakat, Anies Auto Kena Semprot Deh

"Ada inkonsistensi, regulasinya banyak tapi pemerintah daerah (pemda) tidak mampu menjaganya. Level eksekusinya harus diperbaiki," ujar Iqbal.

Baca Juga: Satu Tahun Jadi Juru Bicara: Ini Bukan tentang Angka

Baca Juga: Ahli Virologi dan Molekuler Biologi: Semua Vaksin Covid-19 Aman dan Sudah Diuji

Tampilkan Semua
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini