Keras dan Lugas! Kata Ekstremis untuk Presiden Baru Iran Keluar dari Mulut Menlu Israel

Keras dan Lugas! Kata Ekstremis untuk Presiden Baru Iran Keluar dari Mulut Menlu Israel Kredit Foto: Reuters/Wana News Agency

Israel menyebut Presiden Iran yang baru terpilih Ebrahim Raisi sebagai pemimpin "ekstremis" yang berkomitmen pada ambisi nuklir Iran.

“Presiden baru Iran, yang dikenal sebagai Jagal Teheran, adalah seorang ekstremis yang bertanggung jawab atas kematian ribuan orang Iran. Dia berkomitmen pada ambisi nuklir rezim dan kampanye teror globalnya,” kata Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid.

Baca Juga: Bennett Minta Kekuatan Dunia Bangkit Setelah Orang Ini Duduki Kursi Presiden Iran

Juru bicara kementerian Lior Haiat, mengatakan dalam sebuah posting Twitter bahwa pemilihan Raeisi menunjukkan niat "sejati" Iran untuk menjadi kekuatan nuklir.

Raeisi adalah “tokoh ekstremis, yang berkomitmen pada program nuklir militer Iran yang berkembang pesat, pemilihannya memperjelas niat jahat Iran yang sebenarnya, dan harus memicu keprihatinan serius di antara komunitas internasional,” kata Haiat, menyerukan komunitas internasional untuk “segera” menghentikan program nuklir Iran.

Raeisi, kepala peradilan ultra-konservatif, mengumpulkan 17,92 juta suara dalam pemilihan Jumat, mengalahkan tiga saingannya dengan kemenangan telak. Jumlah pemilih, menurut Kementerian Dalam Negeri, adalah 48,8 persen, terendah dalam sejarah Iran.

Pada 2018, mantan Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik Washington dari perjanjian nuklir 2015 dengan Iran, dalam sebuah langkah untuk membawa Teheran kembali ke negosiasi yang diharapkan akan menghasilkan kesepakatan yang "lebih baik".

Pembicaraan antara Iran dan kekuatan Barat untuk menghidupkan kembali pakta tersebut telah berlangsung di Wina baru-baru ini.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini