Ahli Epidemiologi UI Sarankan Anak Jangan Dibawa ke Mal

Ahli Epidemiologi UI Sarankan Anak Jangan Dibawa ke Mal Kredit Foto: Antara/Raisan Al Farisi

Ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan orang tua seharusnya tidak mengajak anak ikut saat berbelanja, pergi ke pasar, mal atau ke tempat rentan berkerumun untuk mencegah penularan Covid-19 kepada anak-anak.

"Orang tuanya harus jaga, masa anak-anak berkerumun. Kalau orang tua terinfeksi, anak diungsikan ke keluarga yang tidak terinfeksi," kata Yunis dikutip dari Antara di Jakarta, Senin (21/6/2021).

Baca Juga: Siap-siap! Singapura Sebentar Lagi Anggap Covid-19 sebagai Flu Biasa, Ini Alasannya

Saat ini angka anak terinfeksi Covid-19 makin bertambah. Itu perlu menjadi perhatian khusus karena anak-anak lebih rentan terinfeksi Covid-19 dibanding orang dewasa.

Yunis menuturkan imunitas anak lebih rendah daripada orang dewasa, sehingga potensi anak-anak terinfeksi Covid-19 lebih tinggi dibanding orang dewasa.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan pada 8 Juni 2021, tercatat 229.079 anak Indonesia yang terinfeksi dan 620 orang meninggal. Jika berdasarkan umur, 0-5 tahun dengan kasus 52.482 dan meninggal 292 orang. Kemudian, 6-18 tahun dengan kasus 176.597 dan meninggal 328 orang.

Selain itu, Yunis menuturkan orang tua memiliki peran penting untuk melindungi anak-anaknya agar tidak dibiarkan berkerumun karena di tengah kerumunan, potensi penularan Covid-19 makin tinggi.

Baca Juga: Ada Kabar Seorang Anak Dirawat di Ruang Mayat Pasien COVID RS Mitra Keluarga Bekasi, Apa Benar?

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini