Saling Lempar KPK dan BKN, Bambang Widjojanto: Apakah Mereka Pantas...

Saling Lempar KPK dan BKN, Bambang Widjojanto: Apakah Mereka Pantas... Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat

Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto, blak-blakan ikut bersuara terkait sikap KPK dan BKN yang seolah saling lempar tanggung jawab soal polemik hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Hal tersebut diungkapkan Bambang Widjojanto dalam cuitannya di akun Twitter pribadinya @KataBewe. Bambang Widjojanto melihat, dua lembaga negara itu tak kunjung menjelaskan hasil TWK.

Baca Juga: Bikin Syok! Begini Pengakuan Novel Baswedan Selama di KPK: Tidak Masuk Akal...

"Orkestrasi kebohongan terkuak dan makin tampak jelas dalam rekayasa asesmen insan KPK via TWK. Diyakini, saling tipu dan suka berpantun kebohongan, pasti bukan karakter orang yang punya integritas dan dipastikan temannya koruptor," tulis Bambang Widjojanto dikutip GenPI.co, Minggu (20/6).

"Pertanyaannya, apakah mereka pantas menjadi pimpinan KPK?" sambungnya.

Sebagai informasi, dalam keterangannya melalui Plt Juru Bicaranya Ali Fikri, KPK mengaku menerima puluhan surat permohonan mengenai salinan data dan informasi soal TWK. Untuk memenuhi permohonan itu, KPK menyebut kini sedang melakukan koordinasi dengan Pejabat Pengelola Informasi dan Data (PPID) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Namun, di tengah banyaknya pihak yang mempertanyakan hasil TWK termasuk dari para pegawai KPK yang tak lolos, BKN justru menyampaikan informasi berbeda. Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam keterangannya menyatakan bahwa dokumen hasil TWK pegawai KPK telah diserahkan kepada lembaga antirasuah itu.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini