HUT DKI Jakarta ke-494, Tokopedia Ajak Masyarakat Rayakan dari Rumah

HUT DKI Jakarta ke-494, Tokopedia Ajak Masyarakat Rayakan dari Rumah Kredit Foto: Tokopedia

HUT DKI Jakarta ke 494 yang jatuh pada 22 Juni 2021 merupakan yang kedua kalinya dirayakan di tengah situasi pandemi. Meskipun begitu, Tokopedia mengajak masyarakat Indonesia untuk tetap berpartisipasi merayakan HUT Jakarta dari rumah masing-masing.

External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, menyampaikan ada banyak cara yang bisa dilakukan masyarakat merayakan HUT DKI Jakarta dengan tetap berada di rumah.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Ajak Warga 18 Tahun Ke Atas Berpartisipasi Aktif Dalam Vaksinasi Covid-19

"Kita bisa menikmati makanan khas budaya tersebut dari rumah aja. Selain itu ada banyak acara virtual yang bisa dinikmati. Jadi, semuanya bisa banget dilakukan dari rumah," ujar Ekhel melalui virtual media briefing bertajuk Nyok Kite Lestarikan Budaya Betawi Lewat Karya UMKM Lokal, Selasa (22/6/2021).

Ekhel juga merekomendasikan masyarakat untuk menggunakan atribut khas daerah Jakarta atau mendekorasi rumah dengan pernak-pernik khas Jakarta.

"Di rumah juga bisa foto-foto yang atributnya bisa didapatkan dari UMKM lokal yang ada di Tokopedia, seperti Tioria dan CariSouvenir," lanjutnya.

Tioria merupakan salah satu UMKM yang menjual pernak-pernik pakaian dengan ciri khas budaya Jakarta. Terinspirasi dari budaya lokal seperti kerak telor, ondel-ondel, dan lainnya, pendiri Tioria ingin menyampaikan cerita DKI Jakarta melalui produk yang dipasarkannya.

"Jadi aku mau merayakan ciri khas Jakarta dengan persepsi aku sebagai seniman. Seperti kerak telor, ondel-ondel, dari kacamata aku sebagai seniman, itu ada ceritanya sendiri," ungkap Pemilik Tioria by Caramia, Tekhla Odelia Caramia.

Kemudian, CariSouvenir merupakan UMKM yang menawarkan produk hadiah dan dekorasi seperti patung ondel-ondel, akuarium mini, jam dinding, alat musik bergambar ondel-ondel, hingga tempat minum. Produk yang dipasarkan CariSouvenir bisa menjadi pilihan untuk mendekorasi rumah dengan pernak-pernik khas Jakarta.

"Jadi menurut kita mengapresiasi merayakan budaya kita itu ada banyak aspek yang bisa kita lakukan, tidak harus pergi ke lokasinya. Semua sekarang bisa dinikmati dari online," tutup Ekhel.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini