Dukung Budaya Lokal, Tokopedia Dongkrak Penjualan UMKM Hingga 6x Lipat

Dukung Budaya Lokal, Tokopedia Dongkrak Penjualan UMKM Hingga 6x Lipat Kredit Foto: Tokopedia

Tokopedia melakukan kampanye Bangga Buatan Indonesia pada Mei 2021 lalu. Dari kampanye itu, Tokopedia berhasil meningkatkan tren penjualan produk lokal hingga enam kali lipat.

"Selama pandemi ini, kita bisa menikmati budaya mau itu lewat fashion, makanan, dan lainnya melalui online. Tren ini terlihat di Tokopedia, salah satunya selama kampanye Bangga Buatan Indonesia pada Mei 2021 lalu," ujar External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, melalui virtual media briefing, Selasa (22/6/2021).

Baca Juga: HUT DKI Jakarta ke-494, Tokopedia Ajak Masyarakat Rayakan dari Rumah

Berdasarkan data yang dimiliki Ekhel, transaksi makanan dan minuman meningkat lebih dari dua kali lipat selama periode kampanye tersebut. Sementara itu, penjualan kategori fashion mengalami kenaikan hingga lebih dari enam kali lipat.

Di luar masa periode promo tersebut, Tokopedia juga membantu meningkatkan penjualan para pelaku UMKM yang memasarkan produk budaya lokal dalam aspek digital. Hal itu diungkapkan oleh pemilik Tioria by Caramia, Thekla Odelia Caramia, salah satu pelaku UMKM yang tergabung dalam Tokopedia.

"Waktu pandemi mulai banget, omzet kita turun sampai 75 persen. Sejak mulai digital, kita bisa lihat omzet naik tiga kali lipat dibanding tahun lalu," ungkap Caramia.

Hal yang sama juga diamini oleh pemilik CariSouvenir, Ukrumah Suda. Menurutnya, dampak dari pandemi menyebabkan omzet penjualannya turun sekitar 30 persen. Namun, berkat platform daring seperti Tokopedia, target pasar konsumennya kini sudah meluas hingga Surabaya dan Batam.

"Kami sangat terbantu. Dengan adanya Tokopedia, kami bisa promosi keluar dari Jakarta. Saat ini pendapatan kami sekitar 40 persen berasal dari Tokopedia," kata Ukrumah.

Ekhel mengungkapkan rasa syukurnya karena Tokopedia bisa membantu para pelaku UMKM di tengah situasi pandemi seperti ini.

"Menurut kami kunci untuk menghadapi situasi pandemi pastinya adalah adaptasi dengan terus berinovasi dan kolaborasi. Tokopedia beruntung bisa jadi platform dan jembatan untuk membantu UMKM berinovasi dan berkolaborasi," tutur Ekhel.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini