70 Persen Populasi Arab Saudi Sudah Terima Suntikan Vaksin, Apa Selanjutnya?

70 Persen Populasi Arab Saudi Sudah Terima Suntikan Vaksin, Apa Selanjutnya? Kredit Foto: AP Photo

Arab Saudi telah memberikan vaksinasi untuk mencegah infeksi virus corona jenis baru (Covid-19) setidaknya 70 persen populasi orang dewasa dengan lebih dari 16,8 juta dosis pertama pada Kamis (24/6/2021).

“Program vaksinasi tahap selanjutnya akan fokus pada pemberian vaksin dosis kedua untuk kelompok usia 50 tahun ke atas bagi mereka yang mengambil dosis pertama mulai hari ini,” ujar Kementerian Kesehatan Arab Saudi dalam sebuah pernyataan pada Kamis (24/6/2021) dilansir Al Arabiya.

Baca Juga: Di Israel, Pra Orang Tua Mulai Giat Suntikkan Vaksin Corona ke Anak

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan akan terus memberikan dosis pertama kepada mereka yang tidak menerimanya pada periode sebelumnya. Pada Januari, pihaknya mengatur jadwal ulang tanggal pemberian vaksin dosisi kedua di keempat pusat vaksinasi di Ibu Kota Riyadh dan beberapa kota lain yaitu Jeddah, Dammam, dan Madinah.

Pihak berwenang Arab Saudi saat ini mengatakan penundaan vaksinasi terpaksa dilakukan karena sejumlah faktor. Di antaranya adalah keterlambatan pasokan vaksin dari produsen.

Komite Nasional Penyakit Menular Arab Saudi mengatakan ada kemungkinan orang-orang harus mengambil dua vaksin Covid-19 yang berbeda untuk dosis pertama dan kedua.

Keputusan ini datang setelah studi ilmiah yang menunjukkan kemungkinan memberikan dua dosis dari dua vaksin yang berbeda secara aman dan efektif, dengan efektivitas yang bertujuan untuk mencapai perlindungan lebih besar dari virus.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini