Ini Kata Inggris Setelah Kapal Perangnya Hampir Jadi Sasaran Tembak Rusia

Ini Kata Inggris Setelah Kapal Perangnya Hampir Jadi Sasaran Tembak Rusia Kredit Foto: Sindonews

Inggris mengecilkan dampak gesekan dengan Rusia di Laut Hitam. Dalam insiden di perairan Semananjung Krimea itu Rusia melepaskan tembakan peringatan ke arah kapal destroyer Inggris.

Di stasiun televisi Sky News, Menteri Lingkungan Inggris George Eustice mengatakan latihan tembakan meriam semacam itu tidak terlalu abnormal. Rusia satu negara dengan kekuatan militer terbesar di dunia.

Baca Juga: Rusia Tembakkan Bom di Jalur Kapal Penghancur Inggris, Peringatan Atau Ancaman?

Moskow mengatakan kapal tempur Inggris melanggar wilayah mereka. Sementara Inggris dan sebagian besar negara Barat lainnya mengatakan wilayah itu milik Ukraina. Menurut Rusia aksi Inggris adalah provokasi.

Inggris membantah pernyataan Rusia yang mengatakan Angkatan Laut mereka terpaksa melepaskan tembakan peringatan dan menjatuhkan bom ke jalur pelayaran kapal tempur HMS Defender.

"Saya pikir tidak ada peristiwa yang membuat orang harus terlalu terbawa suasana," kata Eustice, Kamis (24/6/2021).  

"Saya kira tidak ada tembakan peringatan, ada latihan meriam yang sedang digelar, dan bukan hal yang aneh bila Rusia melakukannya di wilayah itu, insiden ini bukan peristiwa yang abnormal dalam pengertian itu," tambah Eustice.

Rusia merebut dan menganeksasi Semenanjung Krimea dari Ukraina pada 2014 lalu. Kemudian menetapkan seluruh perairan di sekitar semenanjung itu sebagai wilayahnya. Negara-negara Barat menganggap semenanjung tersebut bagian dari Ukraina dan menolak klaim Rusia terhadap perairan di sekitarnya.

Stasiun televisi BBC merilis rekaman dari kapal sebuah kapal yang menunjukkan perwira Rusia memperingatkan bila Inggris tidak mengubah haluannya mereka akan menembak. Rusia merilis rekaman video dari dalam pesawat bomber SU-24 yang terbang mendekati kapal Inggris.

Rusia mengatakan konfrontasi terjadi di dekat Cape Fiolent, sebuah Tanjung Fiolent. Sebuah tengara di pantai selatan Krimea dekat pelabuhan Sevastopol, markas besar armada Angkatan Laut Rusia di Laut Hitam.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini