Pakar: Kendaraan Terbaru Wajib Memakai BBM Berkualitas

Pakar: Kendaraan Terbaru Wajib Memakai BBM Berkualitas Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Masyarakat sangat disarankan mengisi kendaraan bermotornya dengan BBM berkualitas. Terlebih, bagi pemilik kendaraan keluaran terbaru. Menurut ahli mesin bakar dan konversi energi Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswidjajanto Zaenuri, penggunaan BBM dengan RON tinggi tersebut sesuai dengan rekomendasi setiap produsen otomotif. “Jika kita mengikuti rekomendasi dari produsen, maka performa kendaraan akan sesuai dengan yang telah dirancang oleh produsen,” ujar Tri, Kamis (24/6).

Sebaliknya, Tri mengingatkan, jika kendaraan bahan bakar tidak sesuai dengan rekomendasi produsen, maka dapat dipastikan bakal muncul persoalan pada kinerja mesin yang tidak sesuai dengan performa yang telah dirancang oleh produsen. Misalnya saja konsumsi bahan bakar yang jadi lebih boros, performa mesin yang tidak optimal hingga risiko pencemaran lingkungan. Tri menyebut bahwa hampir semua kendaraan bermotor keluaran terbaru memang memiliki spesifikasi mesin untuk pemakaian BBM dengan RON tinggi. Termasuk di antaranya produk otomotif berstandar Low Cost Green Car (LCGC). Persyaratan itu diterapkan agar dapat menghasilkan kendaraan yang lebih hemat dan efisien,” tutur Tri.

Ditambahkannya, kendaraan yang diproduksi sejak 2018 hingga kini memang dirancang dengan menggunakan bahan bakar yang menghasilkan emisi ramah lingkungan. Spesifikasi bahan bakar diambil dari kesepakatan penggunaan bahan bakar yang dibuat oleh para produsen mesin kendaraan di seluruh dunia. “Dalam kesepakatan itu, minimal bahan bakar yang digunakan untuk kendaraan adalah RON 91 hingga batasan saat ini sampai RON 98,” ungkap Tri.

Pemakaian BBM dengan RON tinggi, misalnya saja Pertamax series, disebut Tri pasti bakal mempengaruhi performa kendaraan. Tidak hanya bagi kendaraan keluaran terbaru, namun juga untuk jenis mesin kendaraan keluaran sebelumnya. Tidak juga hanya bagi kendaraan roda empat, penggunaan bahan bakar berkualitas juga sudah diterapkan untuk kendaraan roda dua. “Karena sejak tahun 2013 produsen tidak lagi memproduksi sepeda motor dengan mesin karburator melainkan menggunakan sistem injection. Jadi sebenarnya, baik itu kendaraan roda empat ataupun roda dua, memang harus menggunakan bahan bakar berkualitas,” tegas Tri.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini