Profesor Angkat Bicara Soal TWK, Novel Baswedan Cs Cuma Bisa Gigit Jari

Profesor Angkat Bicara Soal TWK, Novel Baswedan Cs Cuma Bisa Gigit Jari Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

Tudingan terhadap soal tes wawasan kebangsaan (TWK) yang tidak meloloskan Novel Baswedan dan puluhan pegawai KPK ditanggapi oleh pakar hukum administrasi negara Profesor Aidul Fitriciada.

Bicara dalam Webinar Series Moya Institute bertajuk "Apakah Kemelut Kelompok 51 KPK Usai?", Selasa (29/6), dia menepis tudingan bahwa tes tersebut mengada-ada dan janggal. Sebab menurutnya, memang ada aturan terkait kompetensi yang harus dimiliki setiap ASN.

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 38 Tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam aturan tersebut, ASN harus memiliki kompetensi manajerial, kompetensi teknis, dan kompetensi sosial kultural.

Baca Juga: Misteri Hasil Tes TWK KPK yang Korbankan 75 Orang: Sssttt... Rahasia Negara!

"Terkait itu, ada hal yang harus dijawab oleh peserta tes, kemudian terkait kewajiban dasar menjaga ideologi Pancasila, setia dan mempertahankan UUD 1945, dan sebagainya," ungkap Prof. Aidul.

Dia mendunga, Novel dan puluhan pegawai KPK yang tak lolos tes TWK bisa jadi hanya fokus pada kompetensi teknis di dalam bidang pemberantasan korupsi. Maka ketika mereka kompetensi mereka bidang kebangsaan diuji, bisa jadi mereka tidak bisa menjawab lantaran pengetahuannya tak ter-update.

Prof Aidul juga mengesampingkan kemungkinan campur tangan Presiden dalam penyaringan tersebut. Sebab dalam UU Nomor 5 Tahun 2014, diatur mengenai manajemen sumber daya manusia berdasarkan sistem merit.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini