Tingkatkan Herd Immunity, Airlangga Yakin Oktober 2021 Target 3 Juta Vaksin Per-Hari

Tingkatkan Herd Immunity, Airlangga Yakin Oktober 2021 Target 3 Juta Vaksin Per-Hari Kredit Foto:

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengajak seluruh kader partainya untuk menyumbangkan ide dan bergotong royong dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan Airlangga saat membuka acara webinar program Executive Education Program For Young Political Leaders, yang diselenggarakan Golkar Institute, Senin (5/7/2021).

"Melalui program 'Executive Education Program For Young Political Leaders' tahun ini, saya berharap seluruh kader partai Golkar bisa menjadi leaders dalam hal kebijakan publik di era sulit Pandemi Covid-19 ini," urainya.

Menurutnya, saat ini tidak ada satupun negara di dunia ini yang berpengalaman dalam menghadapi Pandemi Covid-19.

Untuk itu, program 'Executive Education Program For Young Political Leaders' diharapkan mampu melahirkan para pemikir dan ide-ide baru untuk menahan lonjakan virus corona.

"Tidak ada negara mana pun yang berpengalaman menangani pandemi, kita sama-sama berharap, berbagai upaya yang sudah kita jalani selama 1,5 tahun ini berhasil untuk menanggulangi dampak serta pemulihan Pandemi Covid. Indonesia saat ini melakukan PPKM Darurat, kita juga melihat program vaksinasi adalah hal yang harus kita lakukan. Bahkan pemerintah melihat, untuk meningkatkan Herd Immunity 2021, diharapkan pada bulan Oktober keatasbisa mencapai 3 juta rata-rata per hari, karena hari ini capainya masih di bawah satujuta," tukasnya.

Airlangga juga yakin, target 3 juta tersebut akan tercapai, karena ketersedian vaksin sangat mencukupi. 

"Tugas partai Golkar, khusunya bagi kader yang saat ini menjabat pimpinan DPD, Ketua DPRD baik di Provinsi, Kabupaten dan Kota, kemudian yang menjabat Gubernur, Walikota dan lainnya, harus mendorong dan menyukseskan program pemerintah pusat. Kita harus terus satu langkah, kita satu upaya agar bangsa kita selamat dari pandemi. Kedepan kita juga berharap pemulihan ekonomi dan pengentasan kemiskina juga bisa kita lakukan. Kami berharap kemiskinan bisa tetap berada di posisi single digit," tandasnya.

Untuk diketahui, Golkar Institute kembali menggelar program Executive Education Program For Young Political Leaders (program pendidikan bagi para pemimpin muda) untuk angkatan ke-2. Selama pendidikan singkat ini, peserta akan mempelajari geo politik, kebijakan publik, kepemimpinan, ekonomi indonesia, komunikasi politik, psikologi politik dan workshop tentang kampanye.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute, Ace Hasan Syadzily dalam acara webinar program Executive Education Program For Young Political Leaders, Senin (5/7/2021). 

Ace mengatakan, selama enam hari ke depan, para peserta akan mendapatkan pencerahan dari Narasumber reputasi Internasional, seperti Prof Kishore Mahbubani dari Singapura, Prof Eko Prasodjo, Prof Hamdi Muluk, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, dan para Kepala Daerah serta para politisi Senior yang memfasilitasi proses pembelajaran ini.

Ace yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI mengatakan, acara ini akan dilaksanakan pada 5-10 Juli 2021. Karena sedang diberlakukan PPKM darurat, maka acara dilangsungkan secara daring (dalam jaringan).

"Acara pelatihan kali ini beda dengan sebelumnya. Kalau dulu secara offline. Sekarang sudah diberlakukan PPKM darurat. Jadi sepenuhnya dilaksanakan secara online,” tambahnya lagi.

Acara ini diikuti oleh 33 orang peserta secara terbatas. Ke-33 peserta ini merupakan hasil proses seleksi yang ketat dengan kriteria usia di bawah 40 tahun, aktif dalam organisasi kepemudaan atau NGO, memiliki kemampuan bahasa Inggris dan menuliskan esai.

"Pendidikan angkatan kedua ini diikuti 33 orang. Ada yang dari anggota DPRD dan aktivis organisasi. Seluruh peserta ini juga dari berbagai daerah se-Indonesia," pungkas Ace.*

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini