Gandeng Alfamart, Bank Aladin Bertekad Lebarkan Inklusi Keuangan

Gandeng Alfamart, Bank Aladin Bertekad Lebarkan Inklusi Keuangan Kredit Foto: Bank Aladin Syariah

Indonesia merupakan negara keempat terbesar di dunia untuk pengguna internet dengan lebih dari 171 juta pengguna. Namun tercatat lebih dari 77% masyarakat dewasa di Indonesia masih belum memiliki atau memiliki akses yang sangat terbatas kepada akses finansial.

Dengan potensi tersebut, akses finansial seperti layanan perbankan masih dapat lebih dioptimalkan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Operasional PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), Basuki Hidayat dalam Joint Press Conference antara Bank Aladin bersama dengan mitra bisnis anyar yakni Alfamart dan Halodoc

“Bank Aladin sebagai Bank Syariah Masa Depan akan berkolaborasi bersama sebagai mitra bisnis dengan Alfamart mendukung inklusi keuangan di Indonesia melalui layanan perbankan yang menggabungkan elemen online dan offline,” ujar Basuki, Rabu (7/7/2021).

Baca Juga: Wapres Akui Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Masih Rendah

Basuki menerangkan, kolaborasi bersama Alfamart diharapkan bisa mendigitalisasi partner ekosistem untuk akses ke dalam produk perbankan. Menurutnya, hal tersebut akan meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.

“Mengingat Alfamart merupakan convenience store terbesar dan berlokasi di seluruh penjuru Indonesia sehingga dapat diakses oleh termasuk masyarakat yang saat ini belum terjangkau oleh layanan perbankan,” imbuhnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart), Anggara Hans Prawira, berharap pihaknya dapat ikut serta secara aktif dalam memajukan inklusi keuangan terutama perbankan syariah di Indonesia, terlebih di masa pandemi ini.

“Dapat kami sampaikan bahwa Alfamart terus berkomitmen untuk bisa melayani masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini dengan mengoperasikan lebih dari 15.000 gerai yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia,” ucapnya.

Baca Juga: Potensi Besar, Dana Syariah: Indonesia Butuh Tambahan Pelaku Fintech Syariah

Anggara menuturkan, sejauh ini Alfamart sudah melayani lebih dari 4 juta pelanggan setiap harinya. Dan tentunya, lanjut dia, basis pelanggan ini merupakan potensi yang cukup besar untuk dapat juga dilayani oleh produk perbankan layanan syariah, sekaligus memajukan literasi perbankan masyarakat melalui gerai yang mudah dijangkau dan sudah akrab dengan masyarakat luas.

“Terlebih lagi dengan perkembangan perbankan sistem digital yang tentunya akan jauh lebih kuat jika dapat diintegrasikan dengan kehadiran layanan fisik di gerai-gerai kami,” imbuhnya.

Karena itu, Anggara berharap, kerja sama Alfamart dengan Bank Aladin sebagai bank digital syariah pertama di Indonesia diharapkan dapat menjadi salah satu layanan omnichannel perbankan syariah sekaligus memperluas inklusi keuangan di Indonesia.

“Semoga kerja sama antara Alfamart dan Bank Aladin dapat berjalan dengan baik dan berkontribusi bagi perekonomian Indonesia,” pungkasnya.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini