Kemenkes Sebut Tingkat Penularan Covid-19 di Jawa-Bali Sangat Cepat

Kemenkes Sebut Tingkat Penularan Covid-19 di Jawa-Bali Sangat Cepat Kredit Foto: KPCPEN

Juru Bicara (Jubir) Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan tingkat penularan COVID-19 di Jawa-Bali terjadi dengan sangat cepat.

"Berdasarkan hasil penilaian terakhir, level situasi pandemi di hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa-Bali berada di level 3 atau 4. Artinya bahwa tingkat penularan di lingkungan masyarakat terjadi dengan sangat cepat dan mengakibatkan kapasitas respon sistem kesehatan yang ada dengan cepat terpakai, bahkan sampai terlampaui," katanya dalam keterangan pers harian PPKM Darurat, di Jakarta, Rabu.

Ia menyatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat adalah sebagai respon kebijakan untuk daerah-daerah dengan situasi pandemi level 2-4 di Jawa dan Bali.

Melalui penerapan PPKM Darurat, katanya, maka tingkat penularan COVID-19 dapat berkurang sehingga level situasi pandemi dapat menjadi lebih baik.

Nadia mengatakan PPKM Darurat bertujuan untuk mengendalikan pandemi, khususnya untuk mencegah kesakitan dan kematian serta menjaga keberlangsungan sistem layanan kesehatan.

"Pemberlakukan PPKM Darurat diharapkan dapat mengurangi tingkat transmisi dengan segera bersamaan dengan upaya meningkatkan kapasitas respon kesehatan sehingga level situasi pandemi dapat membaik dan PPKM Darurat dapat dicabut," katanya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini