Pantau Vaksinasi di JIEP, Wagub DKI: Semoga Pandemi Covid-19 Ini Segera Berakhir

Pantau Vaksinasi di JIEP, Wagub DKI: Semoga Pandemi Covid-19 Ini Segera Berakhir Kredit Foto: JIEP

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memantau sentra vaksinasi Covid-19 PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur pada hari Rabu (7/7).

Dalam kunjungannya, Wagub turut didampingi Direktur Utama PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung, Landi Rizaldi Mangaweang beserta jajarannya.

Baca Juga: Upaya Tingkatkan 3T dan Vaksinasi di Masa PPKM Darurat

Ahmad Riza Patria mengatakan, proses vaksinasi di Sentra Vaksinasi Covid-19 PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung berlangsung dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Keluar Rumah Jika Ada Keperluan Mendesak Atau Untuk Vaksinasi

“Siang hari ini bersama Dirut JIEP meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di komplek pergudangan Kawasan Industri Pulogadung. Dari apa yang kami lihat, pelaksanaan vaksinasi di Sentra Vaksin Kawasan Industri Pulogadung sudah sangat baik dan sesuai dengan protokol kesehatan. Kami berharap dengan adanya sentra Vaksinasi yang diinisiasi oleh PT JIEP ini dapat mendukung proses percepatan vaksinasi nasional sehingga Pandemi Covid-19 ini segera berakhir,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung, Landi Rizaldi Mangaweang, menyambut baik kunjungan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi Manajemen PT JIEP sebagai inisiator sentra Vaksin Covid-19.

"Mewakili manajemen PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung saya menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pak Wagub atas tinjauan ke Sentra Vaksinasi Covid-19 di Kawasan Industri Pulogadung. Tentunya, kunjungan Wagub pada hari ini menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk kedepannya terus meningkatkan kualitas pelayanan vaksinasi kepada para pekerja di Kawasan Industri Pulogadung serta warga di sekitar Kawasan,"

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini