Kritik Jokowi dan Mbak Puan, Rektorat Unnes Protes Kelakuan BEM: Jangan Sampai Berhadapan dengan PDI

Kritik Jokowi dan Mbak Puan, Rektorat Unnes Protes Kelakuan BEM: Jangan Sampai Berhadapan dengan PDI Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (BEM KM Unnes), Wahyu Suryono Pratama mengaku pihaknya mendapat tekanan dari rektorat usai pihaknya melontarkan kritik kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wapres Maruf Amin, dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Diketahui, kritik tersebut dilontarkan BEM KM dalam akun @bemkmunnes.

Baca Juga: Eng-Ing-Eng, Sekarang Wapres Ma'ruf Diberi Gelar The King of Silent, Mbak Puan Jadi Queen..

Namun, ia mengatakan bahwa Wakil Dekan 3 sekaligus Koordinator Kemahasiswaan Unnes, Wirawan Sambodo mengirimkan pesan tendensius via WhatsApp kepada Wahyu, isinya; 

"Kalau bisa BEM KM tidak dijadikan kendaraan Parpol atau oposisi....pikirkan masa depan mhs Unnes utk hidup di. Masyarakat" Tambah lagi Mohon siang ini ketemu saya....jangan sampai berhadapan masa PDI....mohon ditarik dulu," ujar Wahyu, dalam keterangannya, Rabu (7/7/2021) kemarin.

Sementara itu, Pembina BEM KM Unnes 2021, Rusyanto juga meminta Wahyu melalui WA untuk tidak mengikuti BEM lain yang mengkritik pemerintah.  Baca Juga: Akademisi Bongkar Kritikan BEM UI ke Jokowi: Hanya Asal Bunyi

"Mas Wahyu, sebaiknya dalam berekspresi tidak usah ikut2 kampus lain njih, hati2 mas Wahyu, jejak digital tidak akan hilang, mohon dipikirkan njih dgn tim, tks" kata Rusyanto disampaikan Wahyu.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini